Categories: MERAUKE

Kontraktor Diberi Perpanjangan Waktu 50 Hari

Selesaikan Peningkatan Jalan Payum

MERAUKE- Kendati sudah tutup tahun, namun salah satu pekerjaan jalan dari 7 titik yang dikerjakan yang ada di dalam Kota Merauke, sampai saat belum selesai dan masih dikerjakan oleh pihak kontraktor yang mendapatkan paket pekerjaan tersebut.

Kepala Bidang Bina Marga Leo Patria Mogot, ST, MT, ditemui wartawan membenarkan jika pelaksanaan pekerjaan peningkatan jalan di Payum, Distrik Merauke tersebut mengalami keterlambatan dan saat ini masih dikerjakan.

‘’Kalau masyarakat melihat masih ada mengerjakan jalan tersebut sementara sudah tutup tahun, itu karena mengalami keterlambatan pekerjaan,’’ tandas Leo Patria Mogot.

Karena mengalami keterlambatan sehingga kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut diberi perpanjangan waktu selama 50 hari. ‘’Aturan baru bisa sampai 90 hari, tapi kita hanya berikan perpanjangan waktu selama 50 hari, wajib selesai,’’ terangnya.

Namun demikian, tandas Leo Patria Mogot, pihak ketiga yang mengerjakan pekerjaan tersebut diberi sanksi denda sesuai aturan berupa 1/1.000 dari nilai kontrak.

Dikatakan, keterlambatan pekerjaan tersebut disebabkan beberapa hal. Pertama, masalah cuaca, musim hujan, kedua masalah material pasir yang terbatas bahkan harga material pasir impor tersebut naik dari Rp 1 juta/0,8 meter kubik menjadi Rp 1,2 juta/0,8 meter kubik.

‘’Ketiga juga karena sumber daya kontraktor sendiri dengan modal yang terbatas. Jadi itu faktor-fakltor yang membuat pekerjaan di jalan Payum tersebut harus diperpanjang,’’ terangnya.

Sementara 6 titik jalan lainnya yang dibangun sudah selesai 100 persen. Salah satunya adalah jalan Pendidikan Merauke dengan panjang 600 meter dari panjang jalan tersebut sekitar 1,2 kilometer.

Untuk jalan Pendidikan ini, sambung Leo Patria Mogot, selain dicor juga menggunakan besi di bawahnya sehingga jalan tersebut bisa kuat dan bertahan sampai 30 tahun ke depan. ‘’Kita tinggikan, karena jalan ini selalu terendam air yang membuat jalan yang dibangun tidak akan bertahan lama jika tidak ditinggikan,’’ jelasnya. (ulo/tho)

 

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: MERAUKEJALAN

Recent Posts

Realisasi APBD Papua 2025, Pendapatan 97,95 % dan Belanja 96,58 %

  Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen, mengatakan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah Provinsi (Raperdasi) tentang Pertanggungjawaban…

9 hours ago

TPAKD Papua Siapkan Strategi Baru Dorong Ekonomi Daerah

  Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Papua, Andry, mengatakan TPAKD bukan sekadar…

10 hours ago

Pemprov Harus Serius Kelola Aset Senilai Rp17,4 Triliun

   Pandangan umum Fraksi Golkar yang dibacakan Yermias Y.Y. Wouw,  menyoroti nilai aset daerah Papua…

11 hours ago

Melihat Aksi Solidaritas Masyarakat Kota Jayapura Dalam Musibah Gempa di NTT

Gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) terjadi pada Sabtu, 15…

12 hours ago

ABR: Festival Kampung Tak Boleh Hilang

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura tetap memberikan perhatian terhadap keberadaan…

1 day ago

Tabrak Truk Tabung Gas, Pengendara Motor Luka-luka

  Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Pengendara sepeda motor bernomor polisi PA…

1 day ago