

Para Nelayan saat mengikuti FGD dengan tema jaminan kelancaran berusaha bagi para pelaku usaha perikanan tangkap dengan ukuran kapal di bawah 30 GT, Selasa, (6/12), kemarin. Sulo/Cepos
MERAUKE- Bupati Merauke, Drs. Romanus Mbaraka meminta para nelayan yang ada di Merauke untuk melaporkan jika masih menemukan adanya pungutan di tengah laut.
‘’Saya minta kalau masih ada pungutan di laut, kalian harus bersuara. Karena sekarang dunia ini semakin canggih dan mari kita kontrol secara bersama-sama,’’ kata Bupati Romanus Mbaraka, saat membuka forum group discussion bagi pelaku perikanan di Kabupaten Merauke, Selasa (6/12).
FGD yang berlangsung setengah hari tersebut diikuti para nelayan yang sebagian besar berasal di sekitar Pantai Lampu Satu Merauke.
Pada kesempatan tersebut, bupati juga menjelaskan, sesuai dengan janjinya kalah itu untuk mengusahakan perizinan dapat ditarik kembali ke Merauke, setidaknya ada UPT Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua di Merauke untuk memudahkan para nelayan di Merauke dalam mengurus perizinan.
‘’Puji syukur, provinsinya sudah ada di Merauke. Mudah-mudahan dalam waktu dekat pimpinan organisasi dalam hal ini Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Selatan segera dilantik. Sesudah dilantik, mudah-mudahan semua kewenangan itu dilimpahkan dari provinsi induk ke Provinsi Papua Selatan. Karena itu, saya minta kita semua untuk bersabar,’’katanya.(ulo/tho)
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada pihak sekolah yang…
Wali Kota juga meminta Dinas Sosial Kota Jayapura untuk terus melakukan pemantauan terhadap seluruh…
Ia menegaskan bahwa eksekusi tidak dapat dilaksanakan apabila lokasi dan luas tanah yang dimaksud…
Menurut Abisai, kekayaan budaya, adat istiadat, serta tradisi masyarakat adat yang masih terjaga hingga…
Menurut Albert, peristiwa tersebut merupakan bentuk kelalaian yang mengakibatkan kerugian bagi daerah. "Aset ini dibeli…
Menurut Aflian, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi…