Categories: MERAUKE

SMAN 1 Merauke Tak Setuju Dana BOS Digunakan untuk Makan Siang Gratis

MERAUKE– Adanya wacana dari Capres Prabowo Subianto menggunakan dana  BOS untuk program makan siang gratis mendapat tanggapan dari Kepala Sekolah SMAN I Merauke Ringland Simanjuntak, S.Pd.  

Ditemui media ini disela-sela mengikuti pembekalan terkait dengan Dapodik, Ringland Simanjuntak mengaku bahwa program makan siang gratis bagi siswa siswi tersebut sebenarnya bagus. Namun yang menjadi pertanyaan sekarang terkait dengan masalah sumber pembiayaan.   

‘’Ada wacana menggunakan dana BOS. Namun kondisi kami di SMAN I Merauke saat ini  tidak memungkinkan untuk dana BOS tersebut digunakan untuk biaya makan siang. Kecuali, jika pemerintah menambah dana Bos setiap siswa,’’ kata Ringland Simanjuntak, Selasa (05/03/2024).

Ringland Simanjuntak mengungkapkan bahwa saat ini jumlah guru honor yang dibiayai dari dana BOS yang diterima SMAN I Merauke lebih dari 40 orang dimana setiap bulannya rata-rata Rp 80 juta  digunakan untuk membayar honor sekolah tersebut, sehingga dalam 1 tahunnya, berkisar Rp 900 juta dari dana BOS tersebut digunakan untuk membayar guru honor. Belum lagi biaya operasional lainnya.

    ‘’Dengan dana BOS yang kami terima saat ini, kami sebenarnya masih tertatih-tatih. Kecuali jika seluruh guru yang ada di sekolah berstatus ASN. Tapi, sebagian besar guru kami masih berstatus honorer,’’ jelasnya.

Jumlah  siswa di SMAN I Merauke saat ini, kata Ringland Simanjuntak sebanyak 1.155 orang dengan jumlah dana Bos yang diterima setiap tahunnya berkisar Rp 2 miliar lebih. Sementara jika makan siang gratis dengan alokasi Rp 15.000 persiswa sehingga setiap hari harus siapkan anggaran kurang lebih Rp 17 juta. Dalam  setiap minggunya akan habis Rp 103 juta.

‘’Dalam setiap bulannya, kita harus menyediakan anggaran setidaknya Rp 415 juta. Sehingga dalam 1 tahunnya anggaran yang harus  sediakan pemerintah kurang lebih Rp 5 miliar. Itu hanya untuk makan siang gratis anak-anak. Sementara dana BOS yang kita terima hanya berkisar Rp 2 miliar dalam setahunnya,’’ tandasnya.

Namun  begitu, Ringland Simanjuntak mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah. ‘’Pasti pemerintah akan memberikan yang terbaik, sehingga  tentu akan memikirkan sebelum mengeksekusi rencana tersebut,’’ tandasnya. (ulo)    

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

LBH Desak MBG Dihentikan di Tanah Papua

   Direktur LBH Papua, Festus, mengatakan kasus tersebut tidak semestinya hanya dipandang sebagai persoalan teknis…

6 hours ago

Kondisi Membaik, Lima Pasien Keracunan MBG Pulang

Lima pasien anak yang sebelumnya menjalani perawatan setelah diduga mengalami keracunan  usai mengonsumsi menu Makan…

7 hours ago

Pemkot  Diminta Perhatikan Kondisi Damkar

    Barend mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, kondisi sejumlah alat utama dan peralatan operasional…

9 hours ago

Dorong Kemandirian Ekonomi, DPMK Perkuat Pembinaan BUMKam

  Kepala DPMK Kota Jayapura, Makzi L. Atanay, mengatakan BUMKam merupakan badan usaha milik kampung…

10 hours ago

11 Serpihan Proyektil Diangkat dari Tubuh Korban

   Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang mengatakan bahwa kondisi Salbiah setelah menjalani operasi…

11 hours ago

Masyarakat Pesisir Jadi Sasaran Serbuan Teritorial Kodaeral X

   Menurutnya, kegiatan tersebut bukan merupakan operasi militer, melainkan akselerasi operasi bakti yang melibatkan TNI,…

12 hours ago