Categories: MERAUKE

Kepsek Jarang Ditempat,  Ortu Palang  SD YPK Toray

MERAUKE – Orang tua (Ortu) dari para murid SD YPK Toray, Kampung Toray Distrik Sota, Kabupaten Merauke  melakukan aksi pemalangan sekolah dengan memasang palang di kantor  serta pintu masuk sekolah tersebut. Aksi ini dilakukan orang tua murid pada Kamis (03/10/2024).

Kepala Kampung Toray Barsalina Deda, S.Pd, dihubungi media in, Jumat (04/10) membenarkan pemalangan yang dilakukan oleh orang tua murid tersebut sebagai bentuk kekecewaan terhadap kepala sekolah yang jarang berada di tempat.

Dalam sebulan, kata Barselina  Deda, kepala sekolah kadang hanya datang ke sekolah 2 kali. Datang  pada Kamis dan hari berikutnya yakni Jumat sudah balik ke Kota dengan menggunakan Damri.

‘’Tapi satu bulan penuh ini kepala sekolah sama sekali tidak masuk. Sementara anak-anak sebenarnya sudah melakukan simulasi UNBK tapi karena  kepala sekolah tidak berada di tempat untuk tandatangan sehingga simulasi UNBK itu belum dilaksanakan sampai hari ini,’’ katanya.

Selain itu, lanjut dia, pemalangan sekolah ini karena kepala sekolah dinilai tidak transparan dalam hal pengelolaan  dana bantuan operasional sekolah (BOS) dan dana program Indonesia pintar (PIP)  yang di berikan kepada siswa miskin atau rentan miskin.

‘’Untuk dana Program Indonesia Pintar, sejak 2021 sampai  sekarang tidak tahu siswa mana yang sudah dapat bantuan itu. Tidak ada anak yang  belum dapatkan bantuan PIP tersebut,’’ jelasnya. Begitu juga soal dana  BOS,   guru-guru yang ada di sekolah  tersebut  tidak tahu  dana tersebut digunakan untuk apa saja karena tidak ada keterbukaan dari kepala sekolah.   

Menyangkut kepala sekolah yang jarang melaksanakan tugas, Barsalina Deda  mengaku bahwa sejak tahun lalu, orang tua siswa sudah mengusulkan  kepada Dinas Pendidikan untuk dilakukan pergantian kepada sekolah, namun sampai sekarang tidak ada pergantian, sehingga melakukan pemalangan sekolah.

‘’Jadi sampai sekarang orang tua siswa masih melakukan pemalangan. Mereka menunggu Kepala Dionas Pendidikan turun dan menghadirkan kepala sekolah untuk mereka bicara secara terbuka. Para orang tua mau, Kepala Dinas Pendidikan langsung melakukan  pergantian di depan orang tua siswa. Jadi palang baru akan dibuka setelah dinas pendidikan turun,’’ tandasnya. (ulo/wen)     

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Mitos atau Fakta, Terlalu Banyak Makan Kacang Goreng Bisa Menyebabkan Jerawat?

Pada dasarnya, kacang bukan satu-satunya makanan yang dapat dikaitkan dengan munculnya jerawat. Jerawat dipengaruhi oleh…

51 minutes ago

Pemerintah Klaim Pengangguran Turun 4,65%

Dalam acara Kick Off Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Angkatan 4 yang digelar secara hibrida…

2 hours ago

Anggaran Podcast Kemenkop Capai Rp103 Miliar Dipertanyakan

Sorotan tersebut makin menguat lantaran realisasi anggaran tahun 2026 yang sebesar Rp72 miliar dilaporkan baru…

3 hours ago

Malaysia dan Brunei Bawa Kabut Asap Kalimantan ke ASEAN

Malaysia selanjutnya bersiap mengirimkan surat resmi kepada Sekretariat ASEAN. Menteri Luar Negeri Malaysia juga ditugaskan…

4 hours ago

Kepadatan Pengunjung Jadi Tantangan, Sepanjang Jalan rezeki Terus Mengalir

Memang, malam itu, santri asal Bangil, Kabupaten Pasuruan, ini sedang menjalankan tugas untuk membersihkan sampah,…

5 hours ago

Gubernur: PAD Jangan Ditahan-tahan, Segera Disetor!                  

Gubernur Papua, Matius D Fakhiri meminta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak menahan Pendapatan…

8 hours ago