Categories: MERAUKE

Judi Hilang, Uskup Mandagi Mengaku Senang

MERAUKE – Uskup Agung Merauke Mgr. Petrus Canisius Mandagi, MSC mengaku sangat senang dengan hilangnya kasus perjudian di Indonesia khususnya Kabupaten Merauke.

   ‘’Saya senang sekali. Tapi pertanyaannya mengapa baru sekarang. Saya sudah lihat banyak sekali, tapi mengapa baru sekarang. Setelah ada kasus Ferdy Sambo baru dilakukan penegakan, dan saya takut bahwa ini hanya sementara, kemudian terjadi lagi,’’ tandas Uskup Petrus Canisius Mandagi yang dikenal ceplas ceplos ini di Rumah Uskup Kamis (1/9).

‘’Saya ingatkan kepada polisi, khususnya yang ada di Papua Selatan dan Merauke untuk hati-hati. Sekarang kita rakyat melihat dengan jelas. Dan kalau bertentangan dengan hukum menurut saya oknum yang terlibat dipecat atau dibawa ke pengadilan, “tandasnya.

Karena itu, dengan adanya peristiwa Ferdy Sambo, lanjut Uskup Mandagi, polisi disadarkan untuk tidak merusak rakyat. ‘’Anda mengamankan rakyat. Tidak merusak rakyat. Kalau anda merusak rakyat, harus dipecat dan secara agama anda pergi ke neraka karena merusak rakyat.

Karena  polisi ini kan orang yang beragama. Mungkin setiap kali datang ke gereja dan masjid, tapi main judi dan terlibat judi dan sebagainya,’’katanya.

Namun begitu, Uskup memberikan apresiasi kepada Polisi yang memegang teguh janji dan sumpah jabatannya. Karena  menurutnya, ada banyak polisi yang baik, bekerja dengan jujur dan menghindari perbuatan tercelah.    

Uskup Mandagi juga meminta para bandar dari judi ditangap dan diproses. Tidak boleh dibiarkan apalagi tidak disentuh hukum.

‘’Sekali lagi kita bersyukur karena judi berhenti setelah kasus Ferdy Sambo. Tapi kita rakyat harus mengawal ini, jangan sampai hanya sementara dan terulang lagi,’’ pungkasnya mewanti-wanti. (ulo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: MERAUKE

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

11 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

12 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

13 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

14 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

15 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

16 hours ago