Categories: MERAUKE

Alokasi APBN untuk Pembangunan 3 Kantor Utama di 4 DOB Tersisa Rp 5,9 Triliun

MERAUKE – Alokasi anggaran yang telah disiapkan Pemerintah Pusat melalui Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia untuk pembangunan 3 kantor utama yakni kantror gubernur, kantor DPR  Papua dan kantor Majelis Rakyat Papua di 4 DOB yakni Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Tengah dan Papua Barat Daya mengalami penyusutan atau pengurangan.      

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri)  Republik Indonesia John Wempi Watipo di Merauke kepada media ini mengungkapkan bahwa awalnya anggaran yang disiapkan pemerintah pusat melalui PUPR untuk 4 DOB tersebut sebesar Rp 11,3 triliun di tahun 2022.

Namun karena readiness kriteria yang  banyak kekurangan di lapangan sehingga dana yang disiapkan  tersebut mengalami mengurangan atau pemotongan.

‘’Karena ini kan  anggarannya 1 tahun dan kalau itu tidak dilaksanakan tahun itu maka dikembalikan ke kas negara,’’ katanya.

  Yang tersisa dari Rp 11 triliun tersebut jelas mantan Bupati Jayawijaya 2 periode itu adalah Rp 5,9 triliun. Dimana dari  anggaran Rp 5,9 triliun itu  akan dikucurkan tahun 2024 ini sebesar Rp 1,1 triliun. Kemudian tahun selanjutnya  akan dikucurkan Rp 4 triliun dan sisanya tahun berikutnya sekitar Rp 800 miliar.

‘’Tapi uang ini tidak cukup untuk membangun 4 DOB. Nanti kalaupun ada kekurangan sambil jalan. Tapi alokasi anggaran yang tersedia tinggal Rp 5,9 triliun,’’ jelasnya.     

Wamen Jhon Wempi Watipo  menjelaskan bahwa dengan berbagai masukan saat  menggelar rapat di Merauke, kemungkinan akan dilakukan evaluasi dengan menggandeng kementrian dan lembaga khususnya Kementrian Keuangan tentang kondisi keuangan yang ada sekarang  sehingga pembangunan fisik di pusat pemerintahan di 4 DOB tersebut bisa berjalan dengan baik, terutama untuk pembangunan kantor  gubernur, kantor DPRP dan MRP.

Sementara untuk kantor-kantor dinas atau OPD lingkungan pemerintah provinsi dari 4 DOB tersebut, jelas Wamendagri  dibiayai dari APBD masing-masing provinsi .

‘’Jadi bagaimana 4 DOB ini mulai membangun perkantoran dengan dana yang  ada sekarang meski memang itu masih terbatas. Tapi harus dimulai dibangun dari sekarang,’’ tandasnya. (ulo)    

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos   

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Tak Ada Budidaya, Populasi Udang Selingkuh Semakin Berkurang

Udang Selingkuh Wamena adalah lobster air tawar endemis Papua yang secara ilmiah termasuk dalam Cherax…

9 hours ago

Banyak Masyarakat NTT Berkontribusi di Papua Selatan

Dialog tersebut mengusung tema "Generasi Muda, Identitas, dan Realitas Sosial. Wagub Paskalis mengemukakan banyak masyarakat…

10 hours ago

Medical Klinik Pertama Milik OAP Kini Hadir di Merauke

Medical Klinik pertama milik orang asli Papua kini hadir di Merauke seiring dengan peresmian dan…

11 hours ago

Sempat Ditungggu Habiskan Makan, Satu Anggota KKB Intan Jaya Dibekuk

Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menangkap seorang pemuda berinisial EK (18) di Kampung Bilogai,…

12 hours ago

Perkembangan Teknologi dan Sistem Transportasi Tak Bisa Dibendung

Ramainya perbincangan warganet di media sosial terkait rencana kehadiran Bajaj di Papua mendapat tanggapan dari…

13 hours ago

DPRP Papeg Minta Maaf Tidak Turun Langsung Ke Masyarakat Dalam Situasi Konflik

Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Pegunungan meminta maaf kepada keluarga korban dan korban terdampak…

14 hours ago