

MERAUKE-Dalam rangka melakukan audit atau pengawasan secara internal, Asisten Pengawas (Aswas) Kejaksaan Tinggi Papua Zodri, SH bersama para auditor dan calon auditor Kejati Papua melakukan audit atau pengawasan di Kejaksaan Negeri Merauke, Rabu (4/3).
Kajari Merauke I Wayan Sumertayasa, SH, MH, mengungkapkan, kunjungan Asisten Pengawasan bersama timnya tersebut merupakan program pengawasan dari Kejati Papua yakni melakukan inpeksi umum dan juga melakukan inpeksi khusus keuangan.
“Jadi ini program pengawasan dari Asisten Pengawasan Kejati setiap tahunnya. Harus berkunjung ke kejaksaan negeri di seluruh wilayah Kejati se-Papua,’’ tandas Kajari I Wayan Sumertayasa kepada wartawan di sela-sela pemeriksaan yang dilakukan Tim Aswas Kejati Papua tersebut.
Menurutnya, inpeksi yang dilakukan tersebut adalah kinerja dari para kajari dan jajaran. Dimana setiap kajari dievaluasi dan kalau ada dibenahi maka harus dibenahi. “Setelah melakukan inpeksi ke semua bidang untuk peningkatan kinerja,’’ terangnya. Inpeksi kedua adalah pencanangan tiap kejari khususnya Kejari Merauke pencanangan zona integritas menuju WBK dan WWBM.
Kajari I Wayan Sumertayasa mengaku awalnya dirinya juga pesimis melihat kondisi yang dimiliki oleh Kejari Merauke saat ini dimana gedung yang ada gedung lama dan personel yang ada sedikit dengan banyak keterbatasan. ‘’Tapi harus berperan di sini dalam pencapaian WBK dan WWBM. Kalau mereka pesimis semua, maka saya tidak boleh pesimis. Maka saya ambil jalan dengan cara breefing. Tapi belum juga sehingga saya bawa mereka ke Kejaksaan Mojokerto dan Kejaksaan Surabaya. Kalau Kejaksaan Mojokerto itu sudah mencapai WBK pada tauhn 2019. Sedangkan Kejari Surabaya mencapai WWBM pada tahun 2019,” tandasnya. (ulo/tri)
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…
ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…