Categories: MERAUKE

TPP Mulai Berlaku Januari, Bupati Ingatkan Ini Kepada Seluruh ASN

MERAUKE– Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi seluruh Aparatur Sipil Negara dilingkungan Pemerintah Kabupaten Merauke terhitung mulai berlaku di bulan Januari 2024 ini. Terkait dengan penerapan TPP mulai Januari 2024 ini, Bupati  Merauke Drs Romanus Mbaraka, MT, mengingatkan kepada seluruh ASN  yang ada dilingkungan Pemkab Merauke agar rajin dan disiplin masuk kantor. Sebab, dalam pemberlakukan TPP ini, salah satu ukuran yang dipakai adalah absensi elektronik.

‘’Begitu kita tidak masuk, atau masuk tapi terlambat melakukan absen,  secara otomatis TPP terpotong oleh sistem. Karena absensi itu langsung link  atau terhubung dengan Kepegawaian dan Keuangan secara otoimatis. Jangan sampai terlambat masuk atau tidak masuk dan mulai salahkam pimpinan OPD,’’ tandas bupati Romanus Mbaraka, kepada wartawan seusai memimpin  apel Korpri awal tahun dan untuk bulan Januari di lapangan apel Kantor Bupati Merauke, Rabu  (03/01/2024).

  Selain itu, lanjut bupati Romanus Mbaraka, jika selama ini  setiap ada kegiatan di setiap OPD mereka yang masuk dalam panitia bisa menerima honor maka dengan diberlakukannya TPP tersebut tidak ada lagi honor kegiatan.

‘’Jadi tidak ada lagi honor-honor kegiatan. Semua ASN mulai dari golongan IA sampai pada pak Sekda sudah ada biling ret tentang TPP. Karena  biling ret tertinggi antara Rp 1-23 juta sesuai kemampuan anggaran daerah. Namun untuk kita, mislanya untuk Pak Sekda kemungkinan sekitar Rp 15-an juta diluar gaji.

Pada kesempatan tersebut bupati mengingatkan agar melaksanakan pembangunan ini dengan mengikuti aturan. ‘’Makanya kepada dinas diberikan warning lagi. Karena kita untuk mempertahankan WTP itu hal yang susah. Tapi bagi saya, sebenarnya pengelolaan keuangan dan kegiatan pembangunan, sesuatu yang seni dan ringan. Yang penting seusai aturan. Tapi puji Tuhan untuk di Merauke, semua melaksanakan baik dan sampai tahun ini luar biasa. BPK mengakui itu,’’ jelasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Harusnya Kerja MRP Dipublis dan Lebih Transparan

Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…

4 days ago

Dua Kapal Nelayan Indonesia Dibakar Tentara PNG

Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…

4 days ago

Setelah Botak, Kini Aibon

Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…

4 days ago

Rahasia Tasbih Alam: Mengapa Manusia Tak Mampu Mendengarnya?

Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…

5 days ago

Warga Disarankan Tak Berenang di Pantai Holtekamp

Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…

5 days ago

Ratusan Nelayan Ditangkap Otoritas PNG dan Australia Merupakan Urusan Pusat

Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…

5 days ago