

Bupati Merauke Drs Romanus Mbaraka meyakinkan jika pasar khusus mama-mama Papua
MERAUKE – Bupati Merauke Drs Romanus Mbaraka, MT, mengingatkan seluruh kepala kampung yang ada di Merauke agar memperhatikan masalah pendidikan di setiap wilayah kerja mereka. Sebab menurutnya, pendidikan ini sangat penting dalam merubah dan membangun karakter serta budaya masyarakat terutama untuk kampung-kampung lokal.
‘’Saya mau, setiap Kepala Keluarga (KK) untuk orang asli Papua kalau boleh anaknya sekolah minimal lulusan SLTA, sehingga dana Otsus itu terukur untuk bidang pendidikannya. Target misalnya 1 kampung. Misalnya untuk Kampung Kaiburse. Di Kaibursi misalnya ada 100 KK, maka kita inventalisir. Dari 100 KK itu, anak yang lagi sekolah ada tidak. Atau ada KK yang anaknya tidak sekolah. Maka kita upayakan minimal lulus SLTA,’’ kata bupati Romanus Mbaraka, pekan ini. \
Selain itu, lanjut Bupati Romanus Mbaraka, bahwa dirinya ingin dari setiap kampung lokal di Kabupaten Merauke ada lulusan S1. Karena sampai sekarang masih banyak kampung-kampung lokal yang belum ada lulusan sarjana S1.
‘’Supaya orang tidak bilang Otsus kita dibidang pendidikan gagal. Memang ini harus menjadi komitmen bersama baik kiota dari pemerintah, swasta terlebih dari para orang tua yang harus terus memberikan dukungan kepada anak-anak mereka untuk tetap bisa sekolah. Karena kalau tidak dimulai dari orang tua, juga agak sulit,’’ jelasnya.
Page: 1 2
Asep mengatakan, dalam pelaksanaan upacara tersebut, seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil…
Kepala Puskesmas Rimba Jaya, Iriani Winoto, mengatakan keputusan untuk belum kembali ke gedung utama puskesmas…
Para anggota Paskibraka yang dipercaya mengemban tugas mengibarkan bendera Merah Putih pada upacara 17…
Polsek Kuala Kencana memastikan tidak ada insiden penembakan di kawasan Alun-Alun Kuala Kencana, Kabupaten Mimika,…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menjelaskan persoalan kewenangan pengelolaan SMA dan SMK yang berkaitan dengan…
Sekretaris Daerah Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu, mengatakan pemerintah provinsi tetap berupaya memastikan program-program prioritas