

Asisten I I Bidang Pemerintahan Umum dan Otsus Papua Selatan Agustinus Joko Guritno saat menerima Konsulat Jenderal PNG dan rombongan di Gedung Negara, Kantor Gubernur Papua Selatan, Senin (30/9) kemarin. (FOTO:Sulo/Cepos)
MERAUKE – Konsulat Jenderal (Konjen) Papua Nugini (PNG) mengunjungi Provinsi Papua Selatan, Senin (30/9). Dalam kunjungannya ke Provinsi Papua Selatan tersebut, Konsulat RI VanimoTangkuman Alexander bersama rombongan menemui Pemerintah Provinsi Papua Selatan diterima Asisten I Bidang Pemerintahan Umum dan Otsus Papua Selatan Agustinus Joko Guritno di Gedung Negara.
Saat menerima rombongan tersebut, Agustinus Joko Guritno mengatakan, banyak permasalahan yang terjadi di wilayah perbatasan PNG-Indonesia di Distrik Sota karena masih terbuka sehingga secara bebas dilintasi masyarakat baik dari PNG maupun sebaliknya dari Indonesia ke PNG. “Untuk itu ada hal-hal yang perlu dibicarakan bersama dalam pertemuan ini,”kata Joko.
Untuk itu, aparat yang bertugas di perbatasan bisa memanfaatkan pos-pos yang ada seperti di Yetetkun di Kabupaten Boven Digoel dan lainnya, terutama dalam mendata masyarakat pelintas batas. “Saat ini banyak masyarakat yang datang ke Indonesia dan sebaliknya melalui Sota bahkan ada yang sekolah di Sota,”ujarnya.
Konsulat RI Vanimo,Tangkuman Alexander mengatakan pihaknya punya hubungan dekat yang ditunjukan dengan kunjungan di Indonesia dan PNG.
Menurut Tangkuman, kunjungan berlangsung terus menerus dari tahun 2023-2024 baik ke PNG maupun di Indonesia. Meski demikian, Tangkuman menyebut perlu ada peningkatan hubungan antara kedua negara.
Sementara itu, Konsulat Jenderal PNG untuk Indonesia,Geoffrey L Wiri DMS (col) mengatakan ada tiga provinsi baru di Indonesia yang berbatasan langsung dengan PNG.
Terkait itu, Geoffrey menyebut ini delegasi atau tim terbesar yang melakukan kunjungan untuk membahas terkait permasalahan di wilayah perbatasan.
Sekedar informasi, inti dalam kunjungan yang dilakukan yakni memverifikasi warga yang sedang bekerja di PT Papua Agro Lestari yang beroperasi di Kumaaf-Ulilin, Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Selain itu juga membahas soal anak-anak yang sementara sekolah di Distrik Sota, Merauke, Provinsi Papua Selatan. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Bagi masyarakat pesisir, laut adalah sumber kehidupan sekaligus pelataran rumah tempat anak-anak tumbuh. Namun di…
Bangunan ini sebelumnya digunakan sebagai kantor Bawaslu Papua. Posisinya persis bersebelahan dengan pintu masuk gedung…
Penangkapan dilakukan oleh Tim Opsnal Satreskrim yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Merauke bersama KBO Reskrim…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH memastikan jika pelaku WW telah…
Kapala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Kaleb Asso, S.Pd, M.Pd menyatakan pihaknya sudah melakukan pendataan kepada…
Pertamina Patra Niaga menjatuhkan sanksi tegas kepada SPBU 8499902 di kawasan SP2, Kabupaten Mimika, Papua…