

Para peserta Seleksi adminitrasi untuk menjadi calon Sekda di Kabupaten Merauke, Rabu (30/9). FOTO: Sulo/Cepos)
MERAUKE-Sebanyak 5 dari 7 calon Sekertaris daerah (Sekda) Kabupaten Merauke dinyatakan lolos seleksi administrasi oleh Panitia Tim Seleksi Terbuka Jabatan pimpinan Tinggi Pratama Kabupaten Merauke yang diketuai DR. Drs. M. Ridwan Rumasukun, MM, Kamis (1/10).
Kelima calon sekda yang dinyatakan lolos seleksi administrasi tersebut Fransiskus Anggawen, Ruslan Ramli, Agustinus Joko Guritno, Alberth Rapami dan Thiasoni Betaubun. Sedangkan dua calon sekda yang dinyatakan tidak memenuhi syarat administrasi yakni Keliopas Ndiken karena belum memiliki sertifikat diklat PIM II dan Yacobus Duwiri, yang memiliki umur di atas 56 tahun.
Selain calon sekda tersebut, juga diumumkan calon pimpinan jabatan tinggi pratama untuk Badan Kepegawaian Kabupaten Merauke yang diikuti 4 orang yang semuanya dinyatakan memenuhi syarat administrasi yakni Karel Betaubun, Victor Kaize, Laurensius Waimu, dan Otniel Rumpaidus.
Sedangkan untuk Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Merauke, 3 peserta seleksi juga dinyatakan lolos seleksi administrasi yakni Leo Patria Mogot, Moch. Yunus Anis dan Dominikus Catur R.B. Begitu juga untuk Dinas kesehatan, dari 2 peserta calon seleksi, semuanya dinyatakan memenuhi syarat yakni dr. Neville Raymond Muskita dan dr. Ignatius Yerry Mario.
Sementara untuk Dinas Peternakan, dari 4 yang ikuti seleksi 2 diantaranya lolos administrasi yakni Fransiskus E.S Kamijan dan Mike Christian Walinaulik. Sedangkan yang tidak lolos administrasi yakni Martinus Rahailjaan karena masalah umur yang sudah diatas 56 tahun dan Francina Fennyna Illona Rumlus karena berkaitan dengan LHKPN yang tidak terlampir.
Sedangkan untuk Asisten Bidang perekonomian dan pembangunan dari 4 peserta 3 diantaranya lolos administrasi yakni Dra. Majinur, Romanus Sujatmoko dan Muhammad Ramli. Sedangkan yang tidak memenuhi syarat adalah Jefry Tahiya karena berkaitan dengan umur diatas 56 tahun.
Ketua Tim Seleksi Kabupaten Merauke Ir. HBL Tobing, M. mengungkapkan setelah seleksi administrasi ini dilanjutkan dengan penyusunan makalah, kemudian dilanjutkan wawancara dan psikotes. Kepala Kepegawaian Regional IIX Papua Drs. Paulus Dwi Laksono Harjono meminta peserta untuk memberikan jawaban sesuai dengan pertanyaan. “Kadang memberikan jawaban terlalu panjang tapi tidak mengena apa yang ditanyakan,’’ katanya.
Komisioner KASN Prof. DR. Drs Agustinus Fatem mengungkapkan, untuk 5 calon sekda yang lolos adminsitrasi tersebut akan dipilih 3 calon terbaik melalui tahap seleksi selanjutnya yang digelar tersebut untuk nantinya dikirim ke Gubernur untuk seorang sekda definitif. Dikatakan seleksi ini dilakukan agar pejabat yang terpilih benar-benar sesuai dengan kualifikasi dan kompetensinya. (ulo/tri)
Selain capaian akademik, pihak sekolah juga mencatat tingkat retensi siswa yang sempurna. Hingga saat…
Kunjungan Menteri Dalam Negeri ke Kampung Mosso dilakukan untuk meninjau langsung pelaksanaan program yang…
Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa kawasan Dok IX Tanjung Ria masih membutuhkan perhatian serius…
Bima Arya menilai penanganan kawasan Sungai Anafre tidak cukup hanya melalui kegiatan pembersihan rutin.…
Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…
Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…