Categories: MERAUKE

Tuntutan Dokter Spesialis Dipenuhi,  Mogok Kerja Tak Berlanjut 

MERAUKE- Pemerintah Kabupaten Merauke akhirnya memenuhi tuntutan dari para dokter spesialis untuk mengembalikan tambahan penghasilan pengawai (TPP) bagi dokter spesialis RSUD Merauke.  Sekadar diketahui, pada  tanggal 23 Mei 2025 lalu,  dokter-dokter spesialis RSUD Merauke melakukan mogok kerja menyebabkan pelayanan poli RSUD Merauke tutup.

Direktur RSUD Merauke dr. Dewi Wulansari, M.Sc, mengungkapkan bahwa Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze memberikan komitmennya dengan mendatangi dan bertemu langsung para dokter spesialis tersebut lalu berdialog.

‘’Bapak bupati sudah datang langsung ke rumah sakit. Jadi sudah ada finalisasi bawa komitmen dari  pak bupati sehingga besoknya  poli langsung dibuka. Tidak ada masalah. Kita berproses dan SK sudah ada.

Manajemen  sedang proses,’’ kata Direktur RSUD Merauke Dewi Wulansari kepada media ini di Kantor  DPRK Merauke, Rabu (28/5).

  Dewi Wulansari menjelaskan bahwa pembayaran TPP bagi dokter spesialis tersebut tetap dibayarkan sama dengan tahun 2024 yakni sebesar Rp 18 juta setiap bulannya. Pembayaran TPP dengan nilai  tersebut  dihitung sejak Januari 2025.

  ‘’Sesuai bunyi SK, anggaran untuk pembayaran  TPP bagi dokter spesialis itu bersumber dari APBD Kabupaten Merauke dan sisanya dari BLUD rumah sakit,’’ jelasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Identitas Penembak Bus Freeport Dikantongi

Kanit Reskrim Polsek Tembagapura Ipda Akhmad Yudha Wiratama mewakili Kapolres Mimika AKBP Alfredo Rumbiak menyatakan,…

12 minutes ago

Persipura Bertolak ke Banjarmasin

Mantan pelatih PSIS Semarang itu juga membeberkan kondisi pemainnya. Ia menilai Boaz Solossa dan kawan-kawan…

42 minutes ago

Setelah Bencana Harus Ada Perbaikan Tata Ruang

​"Peristiwa kebakaran di kawasan Mandala Pantai menunjukkan bahwa mitigasi kebakaran di Kota Jayapura perlu dikaitkan…

2 hours ago

Habiskan hingga 600 Porsi, Siapa Saja Boleh Mencicipi

Namun bagaimana jika makan gratis ini justru diperuntukkan bagi masyarakat umum dan itu di Papua.…

2 hours ago

Harus Ada Izin Dinsos dan Kepolisian, Ada Laporan Jelas sebagai Bentuk Transparansi

Kotak-kotak sumbangan di pinggir jalan kembali menjadi pemandangan yang cukup mudah ditemui di sejumlah ruas…

3 hours ago

Bupati Jayapura: Jangan Jual Tanah Adat, Investasikan untuk Masa Depan

Tanah adat bukan sekadar sebidang lahan. Bagi masyarakat adat, tanah merupakan warisan, identitas, sekaligus aset…

4 hours ago