Categories: MERAUKE

Dua Oknum Anggota TNI AL Akhirnya  Ditahan

Diduga Lakukan Penganiayaan yang Mengakibatkan Seorang ABK Meninggal*

MERAUKE – Pihak Lantamal XI Merauke akhirnya menahan 2  oknum anggota TNI AL yang diduga melakukan penganiayaan yang mengakibatkan meninggalnya seorang Anak Buah Kapal  (ABK) KM Aulia 01 bernama Albertus  Mahuze (32) di Kampung Wogikel, Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Selasa  (21/2) lalu.

Hal itu disampaikan  Danlantamal XI Merauke, Brigjen TNI (Mar) Gator Mardiyono, SH, di Merauke, Selasa  (28/2).   

Menurut  Danlantamal, kedua terduga pelaku tersebut dibawa dari Wogikel, Ilwayab ke Merauke bersamaan dengan  evakuasi jenazah korban ke Merauke. Saat tiba di Merauke, keduanya langsung dimasukkan ke dalam sel tahanan Lantamal XI Merauke. ‘’Itu tindakan yang kita lakukan agar masyarakat terlebih keluarga korban percaya kepada kami, keluarga korban sudah datang ke Lantamal melihat apakah benar terduga pelaku sudah ditahan, keluarga sudah tenang karena sudah ada tindakan tegas dari TNI AL,’’ katanya.

Namun soal hasil pemeriksaan, Danlantamal  belum dapat menyimpulkan karena menurutnya, saat ini sedang dilakukan penyelidikan dan olah TKP. Di mana  Kanit Idik Mayor Wijaya dan dari Polisi Meliter Angkatan Laut dibawah pimpinan Mayor Yuda sedang berada di lokasi kejadian.

‘’Tapi semuanya nanti bisa mengikuti. Saya sudah berjanji kepada keluarga bahwa kami TNI, khususnya TNI AL merasa dirugikan atas kejadian itu. Sudah banyak yang dilakukan oleh TNI AL bersama pemerintah membangun Papua Selatan, apabila kejadian ini benar,  maka gara-gara kedua oknum ini, kita dirugikan. Tidak hanya keluarga, tapi juga secara institusi dan pribadi dirugikan,’’tandas Danlantamal.

Karena itu, tandas Danlantamal,  pihaknya tidak akan menutup-nutupi kasus tersebut. ‘’Tapi  semua dapat mengikutinya,’’pungkasnya.    

Pj Gubernur Papua Selatan  Dr. Ir. Apolo Safanpo, ST, MT, menyempaikan beberapa hal terkait peristiwa yang terjadi di Ilwayab, Kabupaten Merauke 21 Februari 2023 yang menyebabkan  meninggalkan seorang warga Merauke.  Menurut Apolo Safanpo,  pimpinan TNI Angkatan Laut telah mengambil langkah-langkah penengakan hukum terhadap para pelaku dan pihak keluarga telah mempercayakan penyelesaian masalah tersebut kepada aprat penengak hukum.

‘’Oleh karena itu, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat di Provinsi Papua Selatan agar tidak terprovokasi dengan isu-issu yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Dan, marilah kita bersama-sama seluruh komponen masyarakat  ikut menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif agar masyarakat dapat melakukan aktivitas sehari-hari secara normal,’’ajaknya. (ulo/tho)   

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: MERAUKE

Recent Posts

Persipura Punya Pelatih Baru

Tim Persipura Jayapura sudah dipastikan akan kedatangan pelatih kepala baru. Ini setelah juru taktik musim…

1 day ago

Ada yang Salah Dalam Penetapan Tersangka Jampidsus

Menurut Anthon, penetapan tersangka yang dilakukan setelah penggeledahan dan kemudian dilanjutkan dengan pelimpahan berkas perkara…

1 day ago

Putra Misionaris Korban Pembunuhan Minta Hentikan Kekerasan

Dari rekaman suara selama 13,56 menit yang tersebar terdengar jelas jika Wesley nampak ikut berduka…

1 day ago

Ada Batu Bogor yang Harus Bunyikan Klakson

Ada sejumlah rute dan salah satunya menuju Mamberamo Raya. Ya jika hanya mengandalkan pesawat tentu…

1 day ago

Dokter Spesialis Anak Jelaskan Penyebab Paru-paru Basah

Paru-paru basah atau pneumonia merupakan infeksi pada jaringan paru-paru yang menyebabkan kantung udara terisi cairan…

2 days ago

Ratusan Ular Kobra Lepas saat Banjir , Warga Digigit hingga Dilaporkan Tewas

Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan lebat selama beberapa hari yang dipicu Topan Maysak mengakibatkan banjir…

2 days ago