

Bupati Keerom, Piter Gusbager. (foto:Erianto / Cepos)
Lebih Baik Fokus Refleksi di Rumah
KEEROM – Menjelang pergantian tahun 2025 ke 2026, Bupati Keerom, Piter Gusbager, mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Keerom.
Ia meminta warga untuk tidak merayakan malam pergantian tahun dengan euforia berlebihan, pesta pora, maupun tindakan yang melanggar hukum.
Bupati Gusbager menekankan bahwa perayaan tahun baru tidak boleh dengan mengonsumsi minuman keras (miras), narkotika jenis ganja, maupun aksi ugal-ugalan di jalan raya. Selain itu, kegiatan hiburan seperti joget-joget atau pesta yang dinilai tidak memiliki makna juga dilarang.
Menurutnya, saat ini suasana masih dalam nuansa Natal serta rasa duka cita atas musibah yang menimpa saudara-saudara di Pulau Sumatera. Oleh karena itu, beliau menganjurkan masyarakat untuk lebih memilih berdiam diri di rumah.
“Kembang api dan pesta pora tidak diinginkan. Saat ini kita masih dalam momen Natal dan belasungkawa dengan saudara kita di Sumatera. Jadi lebih baik berdoa di rumah bersama keluarga,” ungkap Piter Gusbager, Selasa (30/12).
Beliau menambahkan bahwa malam pergantian tahun seharusnya menjadi momentum untuk merefleksi diri atas apa yang telah dilalui sepanjang tahun 2025 serta menyiapkan diri untuk perbaikan di tahun yang baru.
Page: 1 2
Menurut RD, Manajer Persipura, Owen Rahadiyan telah menjalin komunikasi untuk mengadakan pertemuan tatap muka di…
Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK menyatakan sejak hari pertama kejadian, 6…
Pelaksanaan tes akademik tersebut berlangsung di beberapa lokasi, di antaranya IPDN Papua, Ian Fattahul Muluk…
Berbeda dengan sekolah-sekolah di jantung kota yang memiliki ribuan murid, SMKN 8 Jayapura memiliki jumlah…
Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menegaskan, kepala daerah memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh…
Pemerintah Kampung Holtekam akan memfokuskan program pembangunan tahun 2027 pada penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan…