Categories: KEEROM

Pemkab  Keerom Intens Turunkan dan Tangani Stunting

KEEROM – Mewakili Bupati Keerom Piter Gusbager, S.Hut., MUP, Sekretaris Daerah Kabupaten Keerom, Trisiswanda Indra N, S.PT, M.Ak membuka kegiatan AKSI 4 Sosialisasi Peraturan Bupati Tentang Percepatan Penanganan Stunting di Kabupaten Keerom, Kamis (28/12).

Kegiatan berlangsung di Aula Bapelitbangda Jl. Transpapua, Arso Kota, yang dihadiri pimpinan OPD, Kadistrik dan Kepala Kampung lingkup Pemerintah Kabupaten Keerom. Juga hadir Tenaga Ahli Satgas Bidang Program dan Percepatan Stunting Provinsi Papua serta Kader Stunting Desa.

Sekda Indra mengatakan, percepatan penurunan dan penanganan stunting di Kabupaten Keerom berpedoman pada Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021. “Jadi di Provinsi Papua dari 9 kabupaten, Keerom termasuk salah satu kabupaten yang sangat konsen dalam pencegahan dan penurunan angka stunting nasional,” ungkapnya.

Dijelaskan, dalam penanganan stunting nasional terdapat 8 AKSI konvergensi, mulai tahap perencanaan dan penganggaran, pelaksanaan hingga pemantauan dan evaluasi. “Saat ini kita (Kabupaten Keerom-red) telah melaksanakan tiga tahapan AKSI. Yang pertama melakukan analisis situasi atau identifikasi sebaran stunting, aksi kedua menyusun rencana kegiatan, ketiga rembuk stunting dan aksi keempat sosialisasi tentang peraturan bupati,” jelasnya.

Pihaknya juga telah menerbitkan Peraturan Bupati tentang peran kampung/desa dalam intervensi pencegahan dan penurunan angka stunting terintegrasi di Kabupaten Keerom, sehingga nantinya ada kepastian hukum bagi kampung- kampung untuk menganggarkan Dana Desa dalam program penanganan penurunan stunting di seluruh wilayah Kabupaten Keerom.

Sekda Indra berharap seluruh kampung serius memprioritaskan penanganan dan penurunan stunting dalam penyusunan APBD Kampung.”Setiap kampung wajib mengganggarkan dana desa dalam program stunting nasional. Perlunya kolaborasi semua pihak dan apabila perlu nantinya para kader-kader ini akan kita tetapkan SK-nya,” ucapnya.

“Yang jelas Bapak Bupati telah menunjukan keseriusan dan komitmennya dalam penanganan dan penurunan angka stunting di Kabupaten Keerom sejak tahun 2021 yang lalu,” tandasnya. (eri/ary)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Tiga Ruangan Baru di RSUD Wamena Diresmikan

Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…

2 hours ago

Dinkes Lanny Jaya Turun Kirimkan Tim Ke 3 Distrik Yang Terdampak Hujan Es

Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…

3 hours ago

Pemprov Papua Pegunungan Minta Bantuan Pusat

Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…

4 hours ago

Bupati Keerom Lantik Ketua Baru Kwarcab Pramuka  Keerom

Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…

10 hours ago

Polres Jayapura Amankan 79 Botol Boplas di Doyo Lama

Penertiban dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas penjualan Boplas yang dinilai meresahkan.…

11 hours ago

Kantor DPR Papua Digeledah Kejaksaan

Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…

23 hours ago