Alumnus The University of Melbourne, Australia itu juga meminta dinas terkait untuk membangun sebuah sistem agar semua tokoh adat dan tokoh agama di Kabupaten Keerom bisa terdata secara digital.
“Saya juga berharap tokoh adat dan tokoh agama terus bersama dan bersinergi menjadi mitra penting pemerintah. Tanpa adat dan agama pemerintah tidak bisa berjalan sendiri menyelesaikan banyak persoalan dan tantangan, karena pembangunan di Papua tidak bisa terlepas dari peran adat dan agama,” pungkasnya. (eri/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Mulai tahun akademik 2026, Unika Fajar Timur Papua dikabarkan mulai membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk…
Isu gaji guru honorer Rp300 ribu mengemuka ketika pemerintah berencana mengangkat sekitar 32.000 petugas Satuan…
Surya, salah satu pedagang sayur keliling yang sehari-hari beroperasi menggunakan sepeda motor Supra 125 tua,…
Insiden penembakan terjadi di wilayah areal KM 50 PT Freeport Indonesia. Dari serangan ini dikatakan…
Berdasarkan laporan awal dan keterangan saksi, kejadian bermula saat pelaku diduga memasuki rumah korban secara…
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP Alamsyah Ali menjelaskan, berdasarkan hasil…