Ia juga mengingatkan bahwa kesuksesan pembangunan nasional tidak bisa dipisahkan dari keberhasilan pembangunan di tingkat kabupaten. Maka, ia berharap pemerintah pusat terus terbuka terhadap masukan dan aspirasi dari daerah-daerah di seluruh Indonesia.
“Jika pembangunan di daerah gagal, maka dampaknya akan terasa juga di tingkat nasional. Sebaliknya, jika pembangunan daerah berjalan dengan baik, maka hal itu akan memperkuat posisi dan kinerja pemerintah secara keseluruhan,” ujarnya.
Orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu juga menyinggung pengalaman positif selama periode sebelumnya sebagai anggota APKASI, termasuk program capacity building dan promosi daerah di beberapa negara Eropa. Kegiatan tersebut menurutnya memberi banyak manfaat dalam membuka peluang kerja sama internasional, serta menjadi ajang promosi potensi daerah. (eri).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura menerbitkan peringatan dini terkait ancaman kekeringan…
Insiden yang terjadi pada Senin, 17 Agustus 2026 tersebut berawal dari penyerangan pos keamanan di…
Penandatanganan nota kesepahaman yang sarat nilai historis tersebut berlangsung secara khidmat pada Sabtu, 22 Agustus…
Selama sepekan terakhir, wilayah Kabupaten Puncak, Papua Tengah, sempat dikepung asap tebal akibat kebakaran hutan…
Mereka juga membawa boneka serupa yang diberikan oleh Direktur Utama RSUP Dr Kariadi, Agus Akhmadi.…
Bambang menjelaskan, tepung jagung yang digunakan dalam inovasinya tidak bekerja secara tunggal. Tepung tersebut dicampurkan…