

Bupati Keerom, Piter Gusbager bersama pejabat dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi melalui Direktorat Jenderal Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal serta mitra saat melakukan foto bersama di Gedung Pramuka Swakarsa, Arso, Kamis (19/10). Eryck / Cepos
KEEROM – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi melalui Direktorat Jenderal Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal bersama Pemerintah Kabupaten Keerom melakukan workshop diversifikasi produk turunan sagu dalam rangka ketahanan pangan di Kabupaten Keerom. Kegiatan akan berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 19 – 21 Oktober, yang dipusatkan di Gedung Pramuka Swakarsa, Arso.
Workshop dibuka oleh Direkrut Penyerasian Pembangunan Daerah Khusus, Direktorat Jenderal Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal, Dwi Rudi Hartono, yang dalam sambutannya mengatakan bahwa melalui workshop ini bagaimana membekali para UMKM atau masyarakat di Kabupaten Keerom memanfaatkan potensi pangan lokal, guna mengantisipasi terjadinya krisis pangan.
Dwi Hartono menuturkan, bahwa ketahanan pangan dari sagu mereka fokuskan pada ketahanan pangan keluarga. Sebab keluarga merupakan tempat paling tepat untuk meletakkan pondasi pertama.
“Kenapa saya mendorong sagu? Karena Papua memiliki banyak tanaman sagu. Dan kegiatan serupa sudah kita lakukan di Nabire, Merauke, Asmat dan Mamberamo Raya. Sekarang di Kabupaten Keerom,” ungkap Dwi Hartono.
Page: 1 2
Persipura yang bertindak sebagai tuan rumah dipastikan mendapatkan dukungan penuh dari suporter mereka yang akan…
Polsek Kurulu saat ini mulai melakukan pendalaman terhadap dugaan kasus pembunuhan yang berujung pada penganiayaan…
Owen berharap siapapun yang terpilih nantinya bisa meningkatkan prestasi sepakbola Papua. Saat ini, Komite Pemilihan…
Manajemen Persipura Jayapura dipastikan tidak menjual tiket sesuai kapasitas maksimal Stadion Lukas Enembe pada laga…
Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pendukung…
Menurut keterangan resminya diterima media ini, Senin (4/5/2016) sore, Direktur Akademi PFA, Coach Wolfgang Pikal,…