Categories: KEEROM

Pemkab Keerom Serahkan Tali Asih Pembangunan Alun-alun

Juga Pembayaran BTS dan Kompi Arso VI

KEEROM – Pemerintah Kabupaten Keerom melalui Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten kembali melakukan pembayaran ganti untung tanah terhadap tiga fasilitas pemerintah. Pertama, pemerian tali asih kepada keluarga pemilik hak ulayat lahan pembangunan alun-alun Kabupaten Keerom di Kampung Asyaman. Kemudian penyelesaian tanah di Kompi Arso VI.

Selanjutnya penyelesaian tanah BTS di kampung Yowong, kampung Skofro, Warlef, Bagia dan Sawyatami. Untuk lahan alun-alun, Pemkab Keerom menyerahkan tapi asih atau tanda jadi senilai Rp1 miliar kepada pemilik hak ulayat. Untuk Kompi Arso VI senilai Rp250 juta dan pembayaran BTS masing-masing Rp20 juta. Pembayaran ini merupakan APBD dari Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Keerom. Pembayaran alun-alun diterima langsung oleh pemilik hak ulayat, keluarga Maksimus Borotian, Demianus Borotian. Kemudian kompi VI diterima oleh Deius Borotian.

Plt. Sekda Keerom, Noak Wasanggai, mengatakan bahwa pembayaran ini bukan transaksi komersial semata. Namun sebagai bentuk penghargaan kepada masyarakat adat.

“Hari ini saya diberikan kepercayaan oleh Bapak Bupati untuk menyerahkan pembayaran ganti untung kepada masyarakat adat untuk pembayaran lahan alun-alun, BTS dan juga tanah Kompi,” ungkap Sekda Wasanggai kepada awak media, Kamis (7/5).

Iya memastikan bahwa apa yang dilakukan ini merupakan hak baik untuk proses pembangunan daerah untuk masyarakat umum. “Kita harus pahami pemerintah memiliki komitmen untuk membangun masyarakat dari arah yang lebih baik,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Bupati Gusbager sebagai kepala daerah memiliki komitmen untuk membangun Keerom menjadi lebih baik. “Kepada masyarakat sekali pagi kami sampaikan bahwa ini bukan jual tanah tapi kami menghargai tempat itu ada orang tua kita,” ucapnya.

“Pemeritnah tidak punya kepentingan lain, tapi ini akan dibangun untuk kepentingan masyarakat juga. Dan bantuan ini komitmen bahwa pemerintah mau membangun,” tandasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga

Meski sama-sama gagal melangkah ke final, duel ini diprediksi tetap berlangsung sengit. Prancis ingin menutup…

55 minutes ago

Wamendagri Ribka Haluk Ingatkan Papua Selatan Hindari Silpa Dana Otsus

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mengingatkan Pemerintah Provinsi Papua Selatan agar mengoptimalkan penggunaan…

1 hour ago

Dinilai Tidak Transparan, Ajak Masyarakat Papua Bergerak

  Aksi ini dilakukan pasca-sidang lanjutan gugatan terhadap Bupati Merauke terkait rencana pembangunan jalan akses…

2 hours ago

Tinjau Wilayah Operasi di Papua, Astamaops Kapolri  Tekankan Pendekatan Humanis

Sejumlah pejabat teras Polri turut mendampingi Fadil, di antaranya Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol.…

2 hours ago

KPK dan Kejati Papua Perkuat Sinergi Cegah Korupsi

   Menurut Setyo, pendekatan pencegahan menjadi prioritas utama karena dinilai lebih efektif dalam membangun tata…

3 hours ago

Jaga Biosekuriti, Karantina Papua Tengah Awasi Pengeluaran 604 Ton CPO ke Surabaya

Kepala Karantina Papua Tengah Anton Panji Mahendra mengatakan, pengawasan dilakukan sebagai bagian dari tugas Barantin…

3 hours ago