Categories: KEEROM

Dialog Interaktif, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Damai di Keerom

KEEROM – Dalam rangka mewujudkan Kamtibmas yang aman dan damai di Kabupaten Keerom, telah dilaksanakan dialog interaktif LPP-RRI Jayapura ‘Live by Phone’ dengan tema “Wujudkan Kamtibmas yang aman dan kondusif” yang bertempat di Aula Mapolres Keerom, Kamis (4/8).

Hadir sebagai narasumber Kapolres Keerom AKBP Christian Aer, SH, SIK dan Wakil Bupati Keerom Drs. Wahfir Kosasih, SH, MH, M.Si. Kapolres Keerom menyampaikan, di Kabupaten Keerom, masalah yang kerap terjadi yakni kasus pencurian. Dimana sumber masalah ini dari Miras. “Jangan sampai Miras ini menjadi budaya, ini harus ditinggalkan,” tegas Kapolres Keerom.

Selain kasus pencurian, kata Kapolres, banyaknya kasus kecelakaan lalu lintas juga akibat Miras. “Kita akan menggandeng para tokoh karena di setiap distrik semua ada, dan setiap satu bulan sekali Bhabinkamtibmas berkolaborasi dengan para tokoh,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Wakil Bupati Drs. Wahfir Kosasih mengatakan, Pemerintah Kabupaten Keerom juga menyadari jika persoalan di Keerom dapat diatasi dengan bergandeng tangan. “Pemerintah Daerah Keerom menyadari bahwa dalam aspek persoalan yang terjadi di Kabupaten Keerom ini harus diselesaikan dengan tuntas,” ucap Wakil Bupati.

Terkait Miras, Wakil Bupati melihat jika banyak warga Keerom yang mengkonsumsi miras dan berlindung dalam pos adat. Sehingga menurut Wakil Bupati, pos adat ini merupakan pekerjaan rumah bersama. “Karena pos adat itu fungsinya untuk memberikan keamanan, tapi faktanya pos adat dipakai untuk orang-orang yang berlindung di Pos Adat,” ujarnya.

Jika ladang jagung sudah ada, maka kami memastikan pos adat ini sudah tidak ada, jangan sampai Miras ini jadi pembenaran karena budaya ini budaya yang salah.

Wakil Bupati juga mengajak masyarakat di Kabupaten Keerom untuk tinggalkan budaya Miras tersebut. Sebab Miras menyebabkan terjadinya beberapa masalah di Kabupaten Keerom. (eri/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: KEEROM

Recent Posts

Seorang Nelayan Ditemukan Tewas di Bawah Dermaga Poumako

Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…

2 hours ago

Sebagian Dokter Spesialis RSUD Merauke Pilih Mogok

Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…

4 hours ago

Hari Ketiga Pencarian Korban Jembatan Putus Belum Membuahkan Hasil

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…

5 hours ago

Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua Kunjungi Kab. Yalimo

Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …

6 hours ago

PK-HAM Papua Minta Negara Harus Hadir Untuk Cegah Konflik dan Perlindungan Warga Sipil

Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…

7 hours ago

Bentuk Program Ketahanan Pangan Berbasis Lokal Wabub Jayawijaya Panen Ikan Di Silokarno Doga

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…

8 hours ago