Categories: KEEROM

Bupati Keerom Serahkan Akta Nikah dan Santunan ke 34 Pasangan

KEEROM – Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut., MUP menyerahkan akta nikah kepada 34 pasangan rumah tangga yang telah melakukan nikah massal pada 7 September lalu. Penyerahan akta nikah berlangsung di Aula Kantor Bupati Keerom, Selasa (3/10).

Selain menyerahkan akta nikah, orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu juga menyerahkan santunan sebesar Rp 10 juta setiap pasangan rumah tangga.

Kata Bupati Gusbager, nikah massal akan kembali dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Keerom pada tahun ini dan berlanjut hingga tahun berikutnya.

“Ini merupakan hal yang positif dan penting bagi pemerintah. Tahun ini dan tahun depan kita masih ada nikah massal. Juga ada rencana nikah massal secara umum untuk semua agama,” ungkap Bupati Gusbager dalam sambutanya.

Bupati Gusbager menuturkan, adanya nikah massal dan penerbitan akta nikah sangat penting dalam pengurusan dokumen. “Pemda menyambut baik proses ini dengan mendorong percepatan proses penerbitan akta nikah dan ini pertama kali akta nikah diserahkan oleh Bupati,” ujarnya.

Bupati Gusbager berpesan agar 34 pasangan ini membina rumah tangga dengan harmonis, rukun, sehat dan keluarga yang produktif.”Generasi emas ada di bapak/ibu, sehingga saya mendukung nikah massal ini untuk melahirkan generasi yang cerdas dan tangguh,” pesannya.

Bupati juga ingatkan agar kebiasaan buruk suami seperti mabuk-mabuk ditinggalkan. ‘’Mmiras adalah akar dari segala macam kejahatan. Termasuk merusak hubungan rumah tangga. Jadi bangunlah rumah tangga yang sehat dan harmonis,” pungkasnya. (eri/ary)

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Penyelundupan Vanili dan Pakaian Bekas Senilai Rp1,5 Miliar Digagalkan

"Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan vanili kualitas super asal PNG sebanyak tujuh koli dengan total…

5 hours ago

Rumah Tenaga Medis hingga Jalan Jadi Aspirasi Warga Mamberamo Raya

Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…

6 hours ago

Komnas HAM: Itu Kejahatan Serius!

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…

7 hours ago

Korban Hanyut Kali Uwe Capai 23 Orang yang Ditemukan

Upaya pencarian terhadap korban yang hanyut di Kali Uwe beberapa waktu lalu belum usai. Di…

8 hours ago

Utamakan Kelompok Rentan, Berikan Trauma Healing Bagi Anak-anak

Menyikapi krisis kemanusiaan ini, Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya bergerak cepat mengambil peran ganda tidak hanya…

9 hours ago

Didemo Ratusan Jemaat, Pembangunan Dermaga Satrol Dihentikan

Komandan Kodaeral X Jayapura, Mayjen TNI (Mar) Sugianto, secara tegas menyatakan penghentian rencana pembangunan Dermaga…

10 hours ago