Categories: KEEROM

Menata Manajemen Aset, Pemkab Keerom Jajaki Kerjasama dengan UGM

KEEROM – Pemerintah Kabupaten Keerom terus berupaya meningkatkan  SDM di berbagai bidang. Kini, Pemkab Keerom akan menjajaki kerjasama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) khusus jenjang S2 latar belakang teknik. Langkah ini dilakukan supaya Pemkab Keerom bisa mengelola dengan baik aset pemerintah guna menghasilkan PAD.

“Peningkatan sumber aparatur ini khusus untuk penilaian aset. Kita belum memiliki sumber daya ini. Nilai aset kita yang hampir  Rp 2T. Memang diharapkan kita bisa mengelola dengan baik dan selama ini kita masih menggunakan konsultan,” ungkap Sekretaris Daerah Kabupaten Keerom, Trisiswanda Indra N, S.Pt., kepada awak media, Senin (2/10).

Kata Sekda, dalam waktu dekat, Pemkab Keerom akan melakukan penandatangan MoU dengan pihak UGM. “UGM sudah menyampaikan surat terkait dengan seleksi S2. Gelombang satu sudah dibuka dari 26 September – 10 Oktober nanti, namun kita masih menunggu waktu terkait tandatangan MoU dengan Pak Bupati. Kita akan kejar pada gelombang kedua pada 25 Oktober – 7 November atau 21 November – 5 Desember,” ujarnya.

Dia menegaskan bahwa tugas belajar ini benar-benar diperuntukkan bagi ASN Keerom yang berlatar belakang S1 Teknik.“Nanti melalui BKPSDM, Bapak Bupati akan menyampaikan pengumuman untuk pendaftaran. Intinya ini adalah tugas belajar, kita akan mengirim mereka untuk sekolah S2 di sana. Paling lama 18 bulan,” ucapnya.

Sekda berharap, dengan upaya yang dilakukan oleh Pemkab Keerom ini bisa berdampak pada PAD melalui pemanfaatan aset daerah.“Karena dengan rendahnya PAD, kita harus optimalisasi aset untuk meningkatkan PAD dan harus dilakukan. Kita punya aset banyak, ada ruko, pasar dan lainya,” katanya.

Ditambahkan Sekda, Pemkab dan UGM nantinya akan menerapkan standar bagi calon peserta. Bukan asal seleksi, namun harus sesuai dengan persyaratan dan kualifikasi. (eri/ary)

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos
Tags: KEEROMPAD

Recent Posts

Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga

Meski sama-sama gagal melangkah ke final, duel ini diprediksi tetap berlangsung sengit. Prancis ingin menutup…

24 hours ago

Wamendagri Ribka Haluk Ingatkan Papua Selatan Hindari Silpa Dana Otsus

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mengingatkan Pemerintah Provinsi Papua Selatan agar mengoptimalkan penggunaan…

1 day ago

Dinilai Tidak Transparan, Ajak Masyarakat Papua Bergerak

  Aksi ini dilakukan pasca-sidang lanjutan gugatan terhadap Bupati Merauke terkait rencana pembangunan jalan akses…

1 day ago

Tinjau Wilayah Operasi di Papua, Astamaops Kapolri  Tekankan Pendekatan Humanis

Sejumlah pejabat teras Polri turut mendampingi Fadil, di antaranya Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol.…

1 day ago

KPK dan Kejati Papua Perkuat Sinergi Cegah Korupsi

   Menurut Setyo, pendekatan pencegahan menjadi prioritas utama karena dinilai lebih efektif dalam membangun tata…

1 day ago

Jaga Biosekuriti, Karantina Papua Tengah Awasi Pengeluaran 604 Ton CPO ke Surabaya

Kepala Karantina Papua Tengah Anton Panji Mahendra mengatakan, pengawasan dilakukan sebagai bagian dari tugas Barantin…

1 day ago