

Para mahasiswa sedang serius menyimak materi pembuatan film documenter yang diberikan oleh Pemateri, Nelius Wenda,Koordinator Pendidikan dan Kampanye Papuan Foice.
BIAK– Setelah menggelar pelatihan pembuatan film documenter bagi anak-anak muda di Kabupaten Supiori, Papua pekan lalu kini Papuan Foice kembali menggelar pelatihan yang sama bagi mahasiswa-mahasiswi Universitas Cenderawasih Jayapura Kelas Paralel Biak pada 28-29 April 2023 di Gedung Kampus Sementara Gedung Petrus Kafiar, Biak Papua.
Coordinator Bidang Pendidikan dan Kampanye Papua Foice, Nelius Wenda mengatakan, maksudnya pihaknya menggelar pelatihan pembuatan film documenter bagi mahasiswa – mahasiswi Universitas Cenderawasih Jayapura Kelas Paralel Biak adalah untuk membantu para mahasiswa mendokumentasikan semua hal tentang Papua pada umumnya dan pada khususnya mendokumentasikan cerita-cerita budaya dan semua hal masing-masing daerah melalui film documenter yang dibuat.
“Jadi para mahasiswa dilatih mendokumentasikan semua hal melalui film documenter yang dibuat untuk tetap ada, di simpan dan dikenang,”ucap Nelius Wenda kepada Cenderawasih Pos disela-sela kegiatan pembuatan film documenter yang digelar bagi mahasiswa-mahasiswa Universitas Cenderawasih Jayapure Kelas Paralel Biak, Jumat(28/4/2023).
Materi-materi yang diajarkan diseputar tekni mengambil gambar, merekam suara, membuat dan mengedi film documenter.
Kepada para mahasiswa mengikuti kegiatan pelatihan pembuatan film documenter yang digelar dia berharap kedepannya dapat membuat film –film documenter yang baik sesuai isu-isu penting dan menarik dari masing-masing daerah / kampung.
Koordinator Pengelolah Universitas Cenderawasih Jayapura Kelas Paralel Biak, Yesaya Wamaer, S.IP,M.Ap menyampaikan terima kasih kepada Papua Foice yang telah bekerjasama dengan pihaknya untuk menggelar pelatihan pembuatan film documenter untuk mengembangkan mahasiswa-mahasiswinya.
Dia berharap dengan skill membuat film documenter yang dimiliki para mahasiswa melalui kegiatan pelatihan yang digelar ini dapat menolong para mahasiswa nanti setelah lulus kuliah nanti bisa banyak berkontribusi bagi masyarakat dan pemerintah melalui film-film documenter yang dibuat (ren/GIN )
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura, Kombes Pol Rommy Sebastian, menjelaskan bahwa korban selamat bernama Agnes…
Di berbagai wilayah Papua, tantangan pendidikan masih menjadi perhatian, mulai dari keterbatasan akses pendidikan tinggi…
Dikatakan, untuk LPG 12 kg dijual dengan harga Rp 410.000. Sementara untuk LPG ukuran 5,5…
Media sosial Rabu (10/6) siang kemarin dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan dugaan menu…
Pejabat Sementara Kasubdit Patroli Polairud Polda Papua, AKP Wilston Latuasan, menegaskan bahwa menjaga kelestarian ekosistem…
Pertamina Patra Niaga mengungkap alasan di balik kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis…