Keberadaan koperasi ini akan menjadi pusat penampung dan distribusi semua hasil pertanian, perkebunan dan perikanan masyarakat setempat. “Masyarakat silakan jual di koperasi. Nanti akan ditampung oleh koperasi, selanjutnya koperasi yang akan membawanya ke kota untuk di jual, jadi itu rantanya,” imbuhnya.
Terkait dengan keberadaan KMP, Gubernur meminta masyarakat untuk memperkuat sektor produksi di wilayahnya dengan mengembangkan komoditi sesuai dengan potensi yang dimliki. (ito/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Kegiatan yang diikuti para kepala daerah dari berbagai kota di kawasan Indonesia Timur tersebut menjadi…
Udang Selingkuh Wamena adalah lobster air tawar endemis Papua yang secara ilmiah termasuk dalam Cherax…
Dialog tersebut mengusung tema "Generasi Muda, Identitas, dan Realitas Sosial. Wagub Paskalis mengemukakan banyak masyarakat…
Medical Klinik pertama milik orang asli Papua kini hadir di Merauke seiring dengan peresmian dan…
Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menangkap seorang pemuda berinisial EK (18) di Kampung Bilogai,…
Ramainya perbincangan warganet di media sosial terkait rencana kehadiran Bajaj di Papua mendapat tanggapan dari…