Categories: BIAK

Awas!! Waspadai Ulah Calo CPNS

Herry Ario Naap, S.Si, M.Pd. ( FOTO : Fiktor/Cepos)

BIAK-Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd mengimbau  masyarakat waspada terhadap praktik penipuan yang akan dilakukan oleh calo pada penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Oleh karena itu, setiap peserta seleksi CPNS nantinya supaya tidak tergiur oleh janji-janji jaminan kelulusan dari calo.

 “Jika ada yang menjanjikan kelulusan CPNS, khususnya di Kabupaten Biak Numfor itu tidak benar, kuota dan syaratnya sudah jelas. Jadi kalau ada yang menjanjikan untuk kelulusan, itu adalah penipuan,” ujar Bupati Herry kepada wartawan di Guest House, Kamis (25/4) kemarin.

  Pendaftaran CPNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor juga telah dibuka sama halnya dengan kabupaten/kota di Papua.Pendaftaran dilakukan dengan system online atau dalam jaringan (daring).

  Dikatakan bahwa praktik penipuan yang dilakukan calo CPNS sudah banyak terjadi di sejumlah daerah. Biasanya mereka mengiming-imingkan kelulusan CPNS, dengan imbalan bayaran yang bisa mencapai puluhan, hingga raturan juta rupiah.

  “Kami sarankan agar peserta CPNS mengikuti alur dan berusaha sesuai kemampuan masing masing. Jangan mendengar oknum yang mengaku bisa membantu kelulusan dengan imbalan uang, karena kelulusan para peserta CPNS ditentukan oleh kemampuan para peserta sendiri,” paparnya.

  Calo CPNS itu bukan hal yang baru. Sudah menjadi pemandangan umum, setiap jelang pelaksanaan CPNS, setiap itu pula bergentayangan oknum calo yang biasanya menggunakan modus mendompleng nama pejabat tertentu untuk meyakinkan calon korbannya.

  Persaingan dipenerimaan CPNS formasi tahun 2018 yang diterima di tahun 2019 memang cukup berat di Kabupaten Biak Numfor. Selain karena kuoatanya terbatas, hanya 123 orang, pembagian formasi untuk orang asli Papua (OAP) dan non Papua sudah jelas, yakni 80 % dan 20 %.

   “Memang persaingan dalam perekrutan CPNS tahun ini memang berat, dimana yang lulus nantinya tentu karena memiliki kelebihan dibanding lainnya. Selain itu kuota untuk Kabupaten Biak Numfor jumlahnya terbatas, hanya 123 orang,” tandasnya. (itb/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

MRP Kecewa, Tak Bisa Bertemu Bupati dan Wabup Jayapura

Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…

28 minutes ago

Besok, Wapres Dijadwalkan Kunjungi Asmat

Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…

57 minutes ago

Pemerintah Jangan Korbankan Tanah Adat

Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…

1 hour ago

6 SPPG Mimika yang Dibekukan Segera Beroperasi Kembali

​Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…

2 hours ago

Diambil dari Nama Suku yang Punah Karena Kebakaran Hebat, Kini Menyimpan Banyak Cerita Legenda

Membutuhkan waktu sekitar 1 jam perjalanan dari Kota Jayapura. Setelah tiba di Danau Emfotte, pengunjung…

2 hours ago

Distrik Manggelum Kondusif, 88 Warga Dipulangkan

Rilis yang diperoleh dari Humas Polres Boven Digoel menyebutkan, pelepasan dilaksanakan di Pelabuhan Tanah Merah…

3 hours ago