“Pada prinsipnya, untuk lahan seluas 10 hektar dan pembangunan Sekolah Rakyat di tahun 2025, tidak ada masalah. Kami siap menerima Sekolah Rakyat di Biak, dan kami juga merencanakan untuk mengembangkan dua rombongan belajar (rombel) tingkat SMA, dengan total 50 murid,” jelasnya.
Sekda Zakarias melanjutkan, proses pembangunan fisik untuk sekolah ini akan didukung penuh oleh Kementerian PUPR yang akan membantu membangun fasilitas di atas lahan yang telah disiapkan. Lahan ini rencananya akan digunakan untuk membangun fasilitas pendidikan yang memadai, dengan tujuan mendukung pemerintah dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas di wilayah Biak.
Dalam pertemuan tersebut, turut hadir pejabat dari Dinas Dikdaya Biak, Dinas Sosial, Sekretaris Bappeda, serta Kabid PUPR Pemda Biak Numfor. Pemerintah Kabupaten Biak Numfor telah menyiapkan segala persyaratan administratif, dengan Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan siap mengimplementasikan rencana pembelajaran Sekolah Rakyat pada tahun ajaran mendatang.(Il/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menangapi terkait dengan itu, Ketua Komnas Ham Papua, Frits Ramandey menyebut pihaknya sangat menyayangkan aksi…
Meski saling berdebat namun dibawah dengan candaan, sehingga lawan tidak menangapi serius. Bersama Kepala Kantor…
Puluhan alat berat tersebut akan difokuskan pada pemetaan kerusakan infrastruktur serta evakuasi puluhan kendaraan yang…
Persipura kini memiliki 33 pemain untuk menatap putaran ketiga. Kelima pemain baru mereka juga telah…
Rumah yang dipindahkan umumnya berupa rumah panggung berbahan kayu. Bangunan ini dirancang tanpa menggunakan paku,…
Selain berfungsi sebagai alat pemantauan, pemasangan CCTV juga diharapkan menjadi langkah strategis dalam mencegah meningkatnya…