Kedepan, lanjutnya, pemerintah akan terus berupaya menjadikan kegiatan seperti ini sebagai pintu gerbang yang membuka peluang lebih besar untuk mempromosikan budaya dan parwisata terutama di Kabupaten Biak ke tingkat nasional bahkan ke tingkat internasional.
Sementara itu Gubernur Papua Matius D Fakhiri dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Wakil Gubernur Papua, Aryoko Ferdinand Rumaropen, mengatakan, Festival Budaya Biak tahun ini merupakan perhelatan yang istimewa, karena sudah memasuki tahun ketiga penyelenggaraannya.
Oleh karena itu, ia menilai melalui festival ini, kita tidak hanya merayakan kekayaan budaya, tetapi juga meneguhkan komitmen untuk terus melestarikan dan mewariskannya kepada generasi muda.
“Mari kita pastikan seluruh manfaat dari kegiatan ini kembali kepada masyarakat Biak, bagi para seniman, pelaku UMKM, budayawan, dan generasi muda yang menjadi motor penggerak kebudayaan kita semakin bersatu, bersemangat, dan optimis membangun Papua yang damai, maju, dan sejahtera,” ujarnya.
Bupati Biak Numfor Markus O. Mansnembra dalam sambutannya juga mengatakan, menjadikan budaya sebagai daya tarik wisata dan sektor unggulan daerah, diperlukan strategi yang komprehensif. Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada promosi, tetapi juga pada pengembangan, pelestarian, dan pemberdayaan masyarakat lokal.
‘’Ada komitmen bersama untuk membangun bangsa dan negara. Dan juga kehadiran kodim 1707 Merauke tentu…
Kepala Kampung Karya Bumi, Muryani, menjelaskan bahwa lahan pemakaman umum tersebut dibeli dari pemilik tanah…
Pimpinan Cabang Perum Bulog Merauke Karennu ditemui media ini mengungkapkan, di tahun 2025 lalu, pihaknya…
Kapolres Jayawijaya melalui Plt. Kasie Propam Aiptu Frans Risamau hari ini dilakukan Gaktiplin bagi setiap…
“Bapak Presiden bertemu dengan Raja Charles ke-3. Kemudian intinya adalah ada kerja sama dan komitmen…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan masalah saling serang diantara masyarakat yang dipicu dari…