“Kalau untuk pengumpul saya kira sudah jalan, namun memang belum optimal. Ikan-ikan yang ditangkap dikirim ke sejumlah daerah tujuan, kedepannya tentu diupayakan dalam skala besar lagi dan kalau memungkinkan ada pabrij pengalengan ikan. Ini yang terus diupayakan dan diharapkan dapat terwujud,” katanya.
Sekedar diketahui, saat ini di Biak sudah ada beberapa perusahaan yang telah berinvestasi, namun masih skala belum terlalu besar dengan posisi menangkap dan pengumpul lalu mengirim keluar. Adapun perusahaan yang terlibat dalam aktivitas investasi dan pengolahan ikan di Biak, antara lain: PT Bahari Ocean Semarang, Investor China, PT Perikanan Indonesia (Perindo), PT Nusantara Ulam Biak dan PT West Irian Fishing Industries.(ito/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Guna mencegah eskalasi konflik di tingkat tapak, Alredo menegaskan bahwa aksi penyanderaan dan pembunuhan tersebut…
Kuasa Hukum PT Putra Baliem Mandiri Chairul Fahru Siregar, mengakui telah mengajukan gugatan di pemda…
Bupati Jayapura Yunus Wonda mengatakan, setelah drainase dibersihkan dan ditata, para pedagang maupun masyarakat yang…
Direktur Utama PT AMJ Robongolo Nanwani, Entis Sutisna, mengatakan jumlah tersebut masih jauh dibandingkan total…
Tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan lapangan pekerjaan ternyata tidak hanya berdampak pada tingkat kesejahteraan, tetapi…
Kepala BMKG Merauke, Wahyu Hidayat mengungkapkan berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9 pada Kamis (10/9) pukul…