“Kalau untuk pengumpul saya kira sudah jalan, namun memang belum optimal. Ikan-ikan yang ditangkap dikirim ke sejumlah daerah tujuan, kedepannya tentu diupayakan dalam skala besar lagi dan kalau memungkinkan ada pabrij pengalengan ikan. Ini yang terus diupayakan dan diharapkan dapat terwujud,” katanya.
Sekedar diketahui, saat ini di Biak sudah ada beberapa perusahaan yang telah berinvestasi, namun masih skala belum terlalu besar dengan posisi menangkap dan pengumpul lalu mengirim keluar. Adapun perusahaan yang terlibat dalam aktivitas investasi dan pengolahan ikan di Biak, antara lain: PT Bahari Ocean Semarang, Investor China, PT Perikanan Indonesia (Perindo), PT Nusantara Ulam Biak dan PT West Irian Fishing Industries.(ito/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
emerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM setempat menargetkan pembangunan 13…
PSBS Biak akan melakoni laga pamungkas mereka pada Super League 2025/2026 pada Sabtu (23/5). Tim…
Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni Y. Betaubun mengatakan, Raperda tersebut merupakan hak inisiatif DPR…
Kejuaran Daerah Bupati Keerom Cup Series II Motocross dan Grasstrack Tahun 2026 memberikan banyak cerita.…
Menurut Rahmat, esensi perjuangan tahun 1908 sangat relevan dengan kondisi penegakan hukum modern saat ini.…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan, melalui Kasat Reskrim AKP Axel Panggabean, mengatakan korban diketahui…