Categories: BIAK

Kamarudin : Akui Cukup Banyak Sekolah Alami Kerusakan Ringan, Sedang dan Berat

BIAK – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabupaten Biak Numfor, Kamarudin, S.Pd mengakui cukup banyak sekolah di Kabupaten Biak Numfor yang mengalami kerusakan. Baik itu kerusakan ringan, sedang bahkan kerusakan berat sehingga tidak bisa dipergunakan lagi.

Penyebabnya disamping karena usia gedung yang terlampau tinggi, juga karena ketika mengalami kerusakan kecil tidak dilakukan perbaikan sehingga lama – kelamaan kerusakan tersebut menjadi semakin berat, akhirnya membutuhkan dana yang cukup besar untuk melakukan rehabilitasi.

Ia menghimbau, kepada para kepala sekolah dan guru – guru bila di sekolah ada kerusakan -kerusakan kecil, dapat memperbaikinya menggunakan dana BOS.

Tetapi bila kerusakaanya tidak dapat diperbaiki menggunakan dana BOS, dapat di koordinasikan ke Bidang Pendidikan Dasar, Seksi Sarana Prasarana untuk di data lalu diusulkan ke pemerintah pusat untuk di perbaiki dengan dana alokasi khusus.

“Perlu juga kita ketahui bahwa dana yang dimiliki oleh pemerintah itu sangat terbatas, tidak bisa semua dana yang kita miliki di alokasikan untuk memperbaiki sekolah yang rusak karena kebutuhan – kebutuhan lain di sektor pendidikan juga banyak yang harus kita penuhi,”jelasnya saat ditemui Cenderawasih Pos, Selasa,(19/9).

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menurutnya pada setiap tahunnya juga melakukan pendataan yang dilakukan oleh seksi sarana prasarana sebagai dasar dalam memberikan bantuan kepada sekolah-sekolah.

Dinas Pendidikan menurutnya akan memberikan bantuan kepada sekolah dengan urutan prioritas pada sekolah yang tingkat kerusakannya paling parah dan berbahaya untuk keselamatan para siswa maupun para guru yang belajar dan mengajar disekolah.

“Dan dari hasil kunjungan kami ke berbagai pelosok melihat sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan ringan, sedang dan berat itu rencana yang kita susun di tahun 2023 untuk kita laksanakan di tahun 2024 dengan dana DAK itu lebih banyak kita alokasikan untuk melakukan rehap ringan, sedan dan berat. Jadi mungkin sekitar 50-65 persen dana DAK di tahun 2024 kami digunakan untuk merehabilitasi sekolah,”ujarnya (ren ) .

newsportal

Recent Posts

Persipura Lakukan Perombakan Besar-besaran

“Untuk saat ini semua masih bisa terjadi. Pemain asing yang pasti kita sedang mencari. Tiga-tiganya…

5 hours ago

DPR RI Didesak Bentuk Pansus Pantau Kerusakan Dampak PSN

Direktur Eksekutif POHR, Thomas Ch. Syufi, menegaskan bahwa karya tersebut bukan sekadar dokumenter biasa, melainkan…

6 hours ago

Hampir Tak Ada Wakil Rakyat yang Bicara Penolakan PSN

Menurutnya, film Pesta Babi membuka ruang diskusi publik terkait persoalan besar yang selama ini dirasakan…

7 hours ago

Keikhlasan Saat Situasi Ekonomi Kurang Bergairah Jadi Ujian Dalam Berkurban

Sejak pukul 05.30 WIT panitia hari-hari besar Islam (PHBI) Provinsi Papua sudah mempersiapkan tempat di…

8 hours ago

TPNPB Bertanggungjawab Atas Pembakaran Fasilitas Umum

TPNPB Kodap XVI Yahukimo juga lanjut Sebby mengancam akan terus melakukan patroli dan operasi terhadap…

9 hours ago

Empat WNA asal China Jadi Tersangka Kasus Tambang Ilegal di Nabire

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menetapkan empat warga negara asing (WNA) asal China sebagai tersangka dalam kasus…

16 hours ago