

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Supiori, Aldy, SE. (foto: Ismail/Cenderawasih Pos)
SUPIORI-Pemerintah Kabupaten Supiori menerima Piagam Penghargaan hanya dalam kurun waktu 6 semester berhasil menyabet 6 buah penghargaan. Yang teranyar dan paling berkesan adalah Penghargaan terkait pengelolaan Dana Otsus. Dua penghargaan sekaligus berhasil diterima oleh Pemerintah Kabupaten Supiori.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Supiori, Aldy, SE mengatakan, Nilai Total Anggaran Tahun 2024 mencapai Rp 98.250.227.000 dan telah disalurkan tahapan pertama sebanyak 30% yakni senilai Rp 29.475.685.100,-.
Dari penyaluran dana otsus kepada porsi-porsi yang sudah direncanakan, Pemerintah Kabupaten Supiori, kata Aldy, SE akhirnya mendapatkan Piagam Penghargaan untuk Kategori Penyampaian Dokumen Syarat Salur Otsus Tahap Pertama 2024 Tercepat.
Penghargaan kedua adalah masih terkait pengelolaan dana otsus namun dalam Kategori Penyelesaian Dokumen Validasi RAP-APBD TA 2024 Tercepat di Wilayah Provinsi Papua.
Kedua Piagam penghargaan ini diberikan oleh Direktur Dana Desa, Insenstif Otonomi Khusus dan Keistimewaan.
Kata Aldy, SE dari capaian pengelolaan yang baik ini, di tahun 2025, pihaknya akan mendapatkan Dana Inflasi Daerah dan juga Dana Insentif Daerah yang diberikan dari pusat. ( il).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Theo menilai kasus dugaan penyanderaan itu masih belum jelas karena adanya perbedaan informasi antara pihak…
Merespon terkait dengan kasus tersebut, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, M.Hum., menegaskan…
BMKG Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Timika mengimbau warga Kabupaten Mimika untuk mewaspadai cuaca ekstrem akibat…
Asap yang disinyalir dari kebakaran hutan dan lahan ini justru muncul dari arah negara tetangga…
Penempatan personel tersebut dilakukan menyusul persoalan pemalangan Kantor Dinas Kesehatan yang sebelumnya membuat aktivitas pegawai…
Di tengah tuntutan pemenuhan hidup, Komunitas Laskar Di Rantau (LDR) telah membuktikan bahwa keterbatasan dan…