Categories: BIAK

Tahun 2019, PT. Angkasa Pura I Biak Bakal Rugi Rp 31 Miliar

Agus Budiarto ( FOTO : Fiktor/Cepos)

BIAK-PT. Angkasa Pura I (Persero) Biak yang mengelola Bandar Udara Frans Kaisiepo setiap tahunnya mengalami kerugian. Tak tanggung-tanggung, kerugian yang dialami perusahaan milik negara itu jumlahnya mencapai puluhan miliar rupiah. Bahkan, pada tahun 2019 ini diperkirakan jumlah kerugian bakal mencapai kurang lebih Rp. 31 miliar.

  “Kalau kami di Bandar Udara Frans Kasiepo tahun 2018 lalu kerugian mencapai Rp. 31 miliar, dan pada tahun 2019 diestimasi sebesar Rp 35 miliar. Saya kira semua tahu penerbangan di Biak tidak lancar, demikian aktivitas lainnya,” ujar General Manager PT. Angkasa Pura I Biak Agus Budiarto menjawab pertanyaan Cenderawasih Pos di sela-sela upacara Hari Perhubungan Nasional, Selasa (17/9) kemarin. 

  Kurangnya arus penerbangan ditenggarai menjadi penyebab utama kerugian di Bandar Udara Frans Kasiopo. Jumlah penerbangan menuju dan dari bandara Frans Kaisepo jika dibandingkan dengan bandara lainnya di Indonesia khususnya yang dikelola PT. Angkasa Pura I memang lebih rendah. Akibatnya juga mempengaruhi sumber pendapatan lainnya, misalnya penjualan produk dan sewa kios juga sepi.

  Meski mengalami kerugian yang cukup besar, namun aktivitas pelayanan tetap berlangsung optimal di semua sektor.  Meski mengalami kerugian, namun PT. Angkasa Pura I Biak di tahun 2018 – 2019 ini tetap melakukan renovasi dan pembangunan sejumlah sarana dan prasana pendukung  Bandara Frans Kaisiepo Biak.

   Menutupi kerugian itu, kata Agus, ditanggung oleh Angkasa Pura I dengan mekanisme subsidi silang tersebut. “Jadi kerugian yang dialami PT Angkasa Pura I di Bandara Frans Kaisiepo tentunya ditutupi oleh pendapatan dari pengelolaan Bandar udara lainnya, artinya ada subsidi silang,” jelasnya.

   “Memang setiap tahunnya PT. Angkasa Pura I Biak mengalami kerugian, namun kami tetap harus bisa memastikan pelayanan di setiap Bandara di Indonesia tetap sesuai dengan standar yang ada, termasuk di Bandar Udara Frans Kaisiepo,” lanjut Agus Budiarto menambahkan.(itb/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Persipura Lakukan Perombakan Besar-besaran

“Untuk saat ini semua masih bisa terjadi. Pemain asing yang pasti kita sedang mencari. Tiga-tiganya…

7 hours ago

DPR RI Didesak Bentuk Pansus Pantau Kerusakan Dampak PSN

Direktur Eksekutif POHR, Thomas Ch. Syufi, menegaskan bahwa karya tersebut bukan sekadar dokumenter biasa, melainkan…

8 hours ago

Hampir Tak Ada Wakil Rakyat yang Bicara Penolakan PSN

Menurutnya, film Pesta Babi membuka ruang diskusi publik terkait persoalan besar yang selama ini dirasakan…

9 hours ago

Keikhlasan Saat Situasi Ekonomi Kurang Bergairah Jadi Ujian Dalam Berkurban

Sejak pukul 05.30 WIT panitia hari-hari besar Islam (PHBI) Provinsi Papua sudah mempersiapkan tempat di…

10 hours ago

TPNPB Bertanggungjawab Atas Pembakaran Fasilitas Umum

TPNPB Kodap XVI Yahukimo juga lanjut Sebby mengancam akan terus melakukan patroli dan operasi terhadap…

11 hours ago

Empat WNA asal China Jadi Tersangka Kasus Tambang Ilegal di Nabire

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menetapkan empat warga negara asing (WNA) asal China sebagai tersangka dalam kasus…

18 hours ago