

Kepala SLB dan Wakasek Se- Papua mengikuti kegiatan Penyusun Mulok Noken bagi SLB Se-Provinsi Papua yang dibuka Kabid Pendidikan Khusus Dr. Laorens Wantik, M.Pd.,Si., dari tanggal 10- 12 Juli 2025 di Kabupaten Biak.
JAYAPURA -Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Christian Sohilait, ST., M.Si., melalui Kepala Bidang Pendidikan Khusus, Dr. Laorens Wantik, M.Pd.,Si., saat diwawancarai Cenderawasih Pos di ruang kerjanya, Rabu (16/7) mengatakan Dinas Pendidikan Provinsi Papua telah meluncurkan kurikulum muatan lokal (mulok) khusus untuk Sekolah Luar Biasa (SLB) se-Provinsi Papua yang berfokus pada kerajinan noken.
Pedoman kurikulum ini, hasil dari sebuah kegiatan, akan diterapkan mulai tahun ajaran 2026. “Kabupaten Biak dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki jumlah SLB terbanyak di Papua ada 3 SLB dari 7 SLB di Papua,”ucapnya.
Dia menjelaskan pentingnya kurikulum ini sebab Noken selain sebagai kerajinan tangan khas Papua, juga memiliki nilai filosofis yang dapat melatih kesabaran, kreativitas, dan kemampuan berpikir anak berkebutuhan khusus.
Page: 1 2
Selain program mudik gratis, Mathius mengatakan Pemprov Papua juga menyiapkan subsidi transportasi laut sebagai…
Komisi 1 DPR Papua menilai langkah sejumlah denominasi gereja di Tanah Papua yang membentuk wadah…
Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…
Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…
Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…
Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…