Selain itu, para nakes menyoroti bahwa insentif yang diberikan jauh dari standar yang ditetapkan oleh Permenkes RI 2019. Meski demikian, mereka tetap melayani pasien dengan komitmen atas dasar kemanusiaan.
Usai melakukan aksi damai di IGD RSUD Biak, para Nakes kemudian berlanjut dengan berjalan kaki ke Kantor Bupati untuk melanjutkan aksinya. Disana para nakes disambut oleh Plt Sekda Zakarias Mailoa, Kaban BPKAD Biak Numfor Gunadi, S.Sos.,M.Si, juga Kepala Bappeda Biak Numfor dan sejumlah pejabat eselon II lainnya.
Sekda menjelaskan bahwa aspirasi para nakes sudah mendapatkan perhatian dan telah dibahas dalam Raperda Perubahan APBD Tahun 2024. Para Nakes juga diminta untuk tetap mengedepankan pelayanan kepada masyarakat, dan tidak menelantarkan para pasien.
Sekda juga mengatakan bahwa insentif dari para Nakes ini juga akan diakomodirkan langsung pada Dana Otsus TA 2024. Sekda menyadari bahwa sampai saat ini semua anggaran perubahan APBD maupun Otsus masih terus berproses. (il/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Konvoi yang menjadi salah satu agenda resmi HUT RI tingkat Kota Jayapura ini akan…
Rapat kerja Komisi IV DPR Papua bersama Dinas ESDM Provinsi Papua di ruang rapat Komisi…
-Dalam upaya menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian terhadap kelestarian alam sejak usia dini, Sekolah Anak…
Sanksi tegas ini diberlakukan menyusul adanya insiden penagihan paksa oleh para oknum rentenir kepada kepala…
"Pendidikan dan pelatihan Paskibraka bukan sekadar proses mempersiapkan petugas pengibar Bendera Merah Putih pada upacara…
Ketua DPD II Partai Golkar Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, mengatakan Musyawarah Distrik merupakan…