Pengecualian hanya berlaku untuk seragam olahraga dan seragam praktik bagi SMK, dengan catatan bahwa kedua seragam tersebut tidak menjadi syarat mutlak penerimaan siswa. Untuk keperluan lain, siswa dan orang tua hanya diwajibkan membeli lambang serta atribut sekolah yang telah ditentukan. Pembicaraan mengenai partisipasi komite sekolah baru dapat dilakukan setelah proses belajar-mengajar berjalan.
Kamaruddin berharap kebijakan ini dapat mendorong angka kelanjutan pendidikan dari SD ke SMP, dan dari SMP ke SMA, mencapai 100 persen. “Jadi anak-anak SD angka melanjutkannya ke tingkat SMP kalau bisa 100 persen. Demikian juga dari SMP masuk SMA kalau bisa angka melanjutkannya 100 persen,” tambahnya, menjelaskan bahwa kebijakan ini sementara berlaku untuk sekolah negeri, dengan menghormati mekanisme yang berlaku di sekolah swasta.
Pendaftaran murid baru secara online di beberapa satuan pendidikan negeri di Biak dijadwalkan akan dibuka mulai tanggal 25 Juni hingga 30 Juni 2025, memberikan kesempatan yang lebih luas bagi setiap anak untuk mengakses pendidikan tanpa terbebani biaya di awal. (il/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Ia meminta OPD terkait segera melakukan pendataan dan penertiban pasar berdasarkan zonasi. Penataan harus…
Menurut dia, pengembangan kopi tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produksi, tetapi juga harus dilakukan…
Rustan mengatakan, pengelolaan dan optimalisasi PAD Kota Jayapura hingga saat ini masih perlu ditingkatkan.…
Peluncuran ini ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) untuk membangun Ekosistem Pendidikan Kepemimpinan, Pengelolaan…
Pembukaan PKKMB 2026 diselenggarakan secara hibrida dari Auditorium Uncen. Sebanyak 450 mahasiswa hadir secara…
Mereka masing-masing di antaranya Widi Hartoto, selaku Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB periode 2020-2024;…