

Para Mahasiswa(i) KKN UGM menyaksikan penutupan FBMW di Biak, Jumat (4/7). (foto:Ismail/Cenderawasih Pos)
BIAK – Duka mendalam masih menyelimuti keluarga besar Universitas Gadjah Mada (UGM) setelah dua mahasiswanya, Septian Eka Rahmadi (Fakultas Teknik) dan Bagus Adi Prayogo (Fakultas Kehutanan), meninggal dunia akibat kecelakaan kapal saat menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Maluku Tenggara, Selasa (1/7) pekan lalu.
Tragedi ini menggugah empati para mahasiswa UGM yang saat ini juga sedang melaksanakan KKN di berbagai penjuru Indonesia, termasuk di Kabupaten Biak Numfor, Papua. Salah satu peserta KKN UGM di Biak, Grace Tamawniata, menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas musibah tersebut.
“Kami turut berduka cita terhadap kejadian yang menimpa rekan kami di Maluku Tenggara. Kami di sini datang ke seluruh penjuru Indonesia untuk mengabdi, membantu masyarakat. Tapi apabila takdir dan alam berkata lain, kami hanya bisa mendoakan dan mengambil hikmahnya,” ujarnya saat ditemui di Biak, (4/7).
Grace mengungkapkan, timnya yang terdiri dari sekitar 30 mahasiswa menjalankan program KKN selama 45 hari hingga 8 Agustus 2025. Mereka bekerja di satu lokasi, dibagi dalam beberapa divisi seperti pendidikan, UMKM, pariwisata, pemerintahan, dan infrastruktur.
“Kami membantu sesuai dengan aspek kebutuhan masyarakat. Di divisi infrastruktur misalnya, kami membantu memperbaiki fasilitas desa yang sudah rusak, dan berupaya mendorong kemajuan ekonomi serta pariwisata kampung kami,” jelasnya.
Page: 1 2
Ia menjelaskan, venue peninggalan PON yang berada di bawah pengelolaan Pemprov Papua tersebar di…
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menegaskan bahwa pengamanan kegiatan penyampaian pendapat…
Tiga siswa Sekolah Negeri Khusus (SNK) Pariwisata Papua, Juan Omar, Dhafin Khairan Abuhari dan Jeskhiel…
Dari total penerima tersebut, sebanyak 1.970 orang memperoleh Remisi Umum I (pengurangan masa pidana…
Ketua DPD PDI Perjuangan Papua, Benhur Tomi Mano (BTM), mengatakan kemerdekaan Indonesia tidak boleh…
Di satu sisi, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen secara tegas membantah…