Categories: BIAK

JICA Akan Bagun Pasar Ikan Bosnik dan PPI Fandoy

Pasar Ikan Fandoy yang sudah berdiri megah dibangun menggunakan dana APBN dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Kini Pasar Ikan itu akan kembali ditunjang dengan PPI yang akan dibangun oleh JICA tahun 2019.(FOTO : Fiktor/Cepos )

BIAK-Pembangunan Pasar Ikan Bosnik dan Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Fandoy yang akan dibangun oleh Japan International Cooperation Agency (JICA) tahun anggaran 2019 mulai dipersiapkan. Diupayakan pembangunannya dimulai dalam waktu tidak terlalu lama dan tuntas di tahun anggaran 2019 ini juga.

  Jika tidak ada perubahan, maka pembangunan Pasar Ikan Bosnik dan Pelabuhan Pendaratan Ikan Fandoy itu bakal menghabiskan anggaran yang nilainya hampir mencapai Rp 30 miliar.   

“Pada dasarnya untuk proses pembangunan PPI di Fandoy dan Pasar Ikan Bosnik sudah mulai dipersiapkan, ini bantuan JICA, namun bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP),” kata Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Biak Numfor Efendi Igirisa, S.Pi, MM saat dikonfirmasi wartawan di Lapangan Cenderawasih Biak, kemarin.

  Program pembangunan dermaga perikanan bagi nelayan itu juga merupakan bagian dari program kawasan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) dari Kementerian dan Kelautan Perikanan (KKP).  Pembangunan dermaga perikanan bagi nelayan itu juga diharapkan dapat mendukung tempat penampungan pembekuan ikan terintegrasi (cold storage) yang saat ini sedang dilengkapi kelistrikannya. Pasalnya, cold storadge itu daya tampung cukup besar sehingga nelayan diharapkan pula dapat mencari ikan sebanyak-banyaknya nanti.

  “Dermaga ini nantinya akan didesain dengan modern, karena nilainya besar maka yang akan dilelang pertama adalah pembangunan dermaga perikanan Fandoy, lalu pasar tradisional perikanan di Bosnik menyusul. Ya, tahun 2019 sudah mulai jalan pekerjaannya,” kata  Kasubdit Kewirausahaan Kelembagaan Direktorat Usaha Investasi Ditjen PDSPKP KKP Jhonny Haryono kepada Cenderawasih Pos waktu itu di Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Biak Numfor.

  Menurutnya, proyek kerja sama JICA dengan DKP itu, akan ditender langsung melalui DKP dan diupayakan awal tahun 2019 ini proses tender proyeknya sudah mulai berlangsung sehingga pekerjaannya lebih cepat karena diharapkan dapat menunjang pengoperasian cold storage.

  “Keberadaan dermaga ini nantinya akan membantu nelayan dalam mengoptimalkan usaha-usaha mencari ikan, sebab ikan akan ditampung. Tinggal bagaimana nelayan nantinya memilih ikan yang memiliki nilai jual, dan diharapkan masyarakat nelayan menangkap peluang ini dengan baik,” kata Efendi menambahkan.(itb/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Jaksa Sita Rp300 Juta Terkait Korupsi Lahan Kebun di Mimika

Kejaksaan Negeri Mimika menyita uang tunai sebesar Rp300 juta dalam penyidikan kasus dugaan korupsi proyek…

8 hours ago

Ondoafi Maribu Klaim Lahan Sekolah Rakyat Milik Suku Yarusabra

Yotam juga mengaku mengetahui pemerintah telah memiliki sertifikat atas lahan itu melalui informasi yang diperoleh…

9 hours ago

Jalan Bongge Belum Masuk Destinasi Wisata Resmi

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra, mengatakan saat ini Kabupaten Jayapura…

10 hours ago

Banyak Peternak Baru, Hanya Pembinaan dan Pemasaran Perlu Diperkuat

Ketua Himpunan Peternak Ayam Ras (HIPAR) Merauke Thomas Kimko, mengapresiasi berbagai program bantuan peternakan ayam…

11 hours ago

Wajah Depan Kab. Keerom AKan Ditata Sebaik Mungkin

- Bupati Keerom, Piter Gusbager memastikan bahwa branda Kabupaten Keerom atau kawasan Kampung Yowong, Distrik…

12 hours ago

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Salah Satu Penginapan

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan,  melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Markus Axel Panggabean, …

13 hours ago