

Pengerjaan ruas jalan di Kabupaten Supiori yang menghubungkan Kabupaten Biak Numfor-Supiori via arah Barat, saat dilakukan proses pencampuran material semen dan pasir halus menggunakan excavator, Rabu (5/9) lalu. (FOTO:Ismail/Cenderawasih Pos)
BIAK-Pemerintah Kabupaten Supiori saat ini tengah menggodok pembangunan beberapa pengerjaan ruas jalan, dengan total panjang mencapai 1,8km. Pj Gubernur Provinsi Papua Mayjend. TNI (Purn) Ramses Limbong, berkesempatan melihat langsung pelaksanaan pembangunan ruas jalan dimaksud, didampingi Sekda Supiori Dra. Ferra Wanggai, M.Si dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Supiori, serta sejumlah pimpinan OPD Provinsi dan Kabupaten.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Supiori Chrissal Leubufna, ST.,MM.,MAP saat ditanya mengkonfirmasi bahwa pelaksanaan pembangunan ruas jalan Duber-Sorendiweri ini baru memasuki hari ketiga. Namun pengerjaannya sudah memasuki tahap 6-7%. Saat ini masuk dalam tahapan persiapan pengecoran.
“Penjabat Gubernur Provinsi Papua berkenan meninjau pelaksanaan pembangunan ruas jalan, baik yang diselenggarakan lewat Dana Pemrpov Papua dan juga dari Sumber Dana Alokasi Khusus Kabupaten Supiori,” jelas Kadis PU Chrisal Leubufna, ditemui di ruas jalan Kampung Duber, saat melakukan pencampuran material.
Dikatakan, ruas jalan Sorendiweri-Duber ini, merupakan ruas jalan yang dikerjakan oleh Kabupaten Supiori lewat Sumber DAK total panjang 1,8 km, saat ini tahapan pengerjaannya telah masuk dalam tahapan cor semen.
Chrissal menyampaikan, Pemda Supiori yang juga berdasarkan arahan dari Bupati, bahwa semua proses pelaksanaan pembangunan mengacu pada standar kontrak yang ada, dan selama proses pengerjaan dilakukan, dibantu oleh konsultan pengawas yang telah memiliki kualifikasi khusus, sehingga baik mutu di lapangan tapi juga kesesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan di lapangan bisa berjalan dengan baik.
“Supiori memiliki ruas jalan yang sementara dikerjakan di Kabupaten Supiori, di beberapa tempat. Dengan total anggaran mencapai 50 Miliar. Melalui Sumber Dana DAK KEmentrian PUPR dan DAK Bidang Transportasi Desa dari Kementrian Desa khusus untuk jalan di saah satu kampung di Pulau Urkadasi,” terangnya.
Chrissal yang juga didampingi dengan Konsultan Hukum Iriando Edison Aritonang, ST menargetkan, pada Bulan November 2024, seluruh pelaksanaan pembangunan Fisik itu sudah harus terlaksana hingga selesai.
Page: 1 2
Komisi III DPR Provinsi Papua Selatan melakukan audiens dengan Manajemen, Nakes dan honorer atau pegawai…
Keterbatasan fasilitas ini memicu reaksi dari Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini. Saat ditemui…
Dalam pengiriman perdana ini, sebanyak 240 kilogram kepiting bakau kualitas premium diterbangkan ke Negeri Jiran…
Menurutnya, jumlah penonton yang mencapai puluhan ribu orang tidak sebanding dengan jumlah steward yang disiapkan…
Penanganan kasus pembunuhan Bripda Juventus Edowai yang memicu kericuhan di Kabupaten Dogiyai pada 31 Maret…
Dalam kunjungan tersebut Ketua DPR Papua Denny Bonai didampingi Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni…