Categories: BIAK

Dewan Soroti Dana Otsus Yang Digunakan Untuk Kegiatan Fisik

BIAK-Sejumlah fraksi dan gabungan komisi-komisi dewan, DPRD Kabupaten Biak Numfor, menyoroti sejumlah penggunaan dana otsus yang kurang mendapatkan keberpihakan padaorang asli Papua. Pasalnya dana APBD lebih banyak diprioritaskan pada kegiatan-kegiatan fisik atau pembangunan.

Juru Bicara Fraksi Gerakan Perubahan Kesejahteraan Solidaritas Rakyat Indonesia Raya, Meti Karangan menyebut anggaran yang bersumber dari dana otsus harus melihat keberpihakan dan lebih mengutamakan pekerjaan-pekerjaan yang bersifat non-fisik.

Pemberdayaan masyarakat asli Papua lewat bantuan permodalan usaha bagi UMKM Lokal, pemberian beasiswa studi akhir, dan studi berjalan bagi OAP, dan sejumlah program bantuan langsung kepada masyarakat kategori kurang mampu.

Itu  adalah sedikit dari sampel kegiatan non fisik yang bisa diakomodir langsung dari dana Otsus.  Tingginya kekecewaan dari pemanfaatan dana otsus selama ini, menurut Wakil Ketua DPRD Biak Numfor Adrianus Mambobo, tidak lain dikarenakan kurangnya pemanfaatan dana otsus yang dirasakan langsung oleh orang asli Papua.

Melihat tingginya angka pengangguran di Papua, tingkat kemiskinan ekstrem, dan sejumlah anak yang putus sekolah, mestinya mendapatkan perhatian langsung dari dana otsus tersebut.

“Bukan bangunan yang diperbanyak yang dipakai lewat dana otsus, itu masyarakat tidak rasakan langsung. Harus ada keberpihakan. Kita tekankan jangan lagi seperti itu. Otsus itu khusus untuk Orang Papua. Pemanfaatannya harus lewat kegiatan non fisik,” ujar Adrianus Mambobo, yang kembali terpilih periode selanjutanya DPRD Biak Numfor, usai pelaksanaan Sidang Paripurna LKPJ 2023 di Ruang Sidang DPRD, Kamis (1/8).

Di kesempatan itu Waket I DPRD Adrianus Mambobo bersama Pj Bupati Biak Numfor Sofia Bonsapia, menandatangani hasil keputusan sidang paripurna LKPJ masa Sidang III Tahun 2024. Secara akmalasi, keenam fraksi DPRD Biak Numfor menyetujui dan menerima Raperda LKPJ TA 2023, menjadi produk Perdan. Namun dengan sejumlah catatan rekomendasi yang harus ditindaklanjuti. (il/ade).

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Jaksa Sita Rp300 Juta Terkait Korupsi Lahan Kebun di Mimika

Kejaksaan Negeri Mimika menyita uang tunai sebesar Rp300 juta dalam penyidikan kasus dugaan korupsi proyek…

6 hours ago

Ondoafi Maribu Klaim Lahan Sekolah Rakyat Milik Suku Yarusabra

Yotam juga mengaku mengetahui pemerintah telah memiliki sertifikat atas lahan itu melalui informasi yang diperoleh…

7 hours ago

Jalan Bongge Belum Masuk Destinasi Wisata Resmi

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra, mengatakan saat ini Kabupaten Jayapura…

8 hours ago

Banyak Peternak Baru, Hanya Pembinaan dan Pemasaran Perlu Diperkuat

Ketua Himpunan Peternak Ayam Ras (HIPAR) Merauke Thomas Kimko, mengapresiasi berbagai program bantuan peternakan ayam…

9 hours ago

Wajah Depan Kab. Keerom AKan Ditata Sebaik Mungkin

- Bupati Keerom, Piter Gusbager memastikan bahwa branda Kabupaten Keerom atau kawasan Kampung Yowong, Distrik…

10 hours ago

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Salah Satu Penginapan

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan,  melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Markus Axel Panggabean, …

11 hours ago