Telur-telur yang telah didatangkan oleh para pemasok di Biak, Jumat (1/11). Meski demikian harga telur masih tetap tinggi. (foto:Ismail/Cenderawasih Pos)
BIAK – Setelah beberapa pekan mengalami kelangkaan, harga telur di sejumlah swalayan di Kabupaten Biak Numfor masih berada di angka tinggi, berkisar antara Rp80.000 hingga Rp90.000 per rak. Kenaikan harga ini menjadi perhatian para pedagang dan konsumen, mengingat telur merupakan salah satu komoditas pokok yang sangat dibutuhkan masyarakat.
Di beberapa swalayan, telur kini menjadi buruan utama para pembeli. Para pedagang mencatat adanya peningkatan permintaan dikarenakan pasokan yang minim, meskipun harga belum kembali ke titik normal yang biasanya berada di kisaran Rp70.000 hingga Rp75.000 per rak.
Pedagang menyebutkan bahwa lonjakan harga ini tidak hanya berdampak pada mereka sebagai penyedia, tetapi juga merembet ke harga dasar kebutuhan lainnya yang turut mengalami penyesuaian.
Salah satu pedagang di pasar tradisional Biak, Jufri, mengatakan bahwa meski pasokan telur mulai lancar, harga yang masih tinggi ini memberatkan pembeli yang biasanya mengandalkan telur sebagai sumber protein terjangkau. “Biasanya telur jadi pilihan banyak orang karena lebih murah, tapi kalau harganya naik terus, kasihan yang pembeli yang biasa beli banyak,” ujarnya.
Kenaikan harga ini juga memengaruhi harga bahan pangan lain. Menurut analisis dari Disperindag Biak Numfor Yubelius Usior mengatakan, saat harga telur naik signifikan, pedagang cenderung menyesuaikan harga pangan lainnya untuk menutup biaya operasional yang lebih tinggi. Hal ini tentu menambah beban pada kebutuhan rumah tangga yang membutuhkan stabilitas harga.
Page: 1 2
Kejaksaan Negeri Mimika mengeksekusi barang bukti uang tunai sebesar Rp5,43 miliar dari terpidana kasus korupsi…
Kecelakaan kerja terjadi di areal perkebunan PT Murni Nusantara Mandiri (MNM), tepatnya di Blok 006–012…
Warga kompleks barak penerangan, Jalan Bhayangkara, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang…
Pemerintah Kabupaten Jayapura terus mendorong pembangunan infrastruktur sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Salah satunya…
Bupati Keerom, Piter Gusbager dengan tegas memastikan tidak ada lagi sekolah di Kabupaten Keerom yang…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan koordinasi dan sinergi antara lembaga ini, diperlukan untuk…