

Imbas Gempa 7,4 Magnitudo Guncang Filipina
JAYAPURA – Permukaan air laut di Kabupaten Supiori, Provinsi Papua, mengalami kenaikan dengan ketinggian 0,17 hingga 0,50 meter. Ini imbas dari gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,4 yang mengguncang wilayah Laut Filipina, Jumat (10/10).
Kapan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Supiori, Lukas Mansawan menyampaikan, kenaikan permukaan air laut diketahui setelah pihaknya melakukan pengukuran.
“Dengan datangnya tsunami sekira pukul 12;26 WIT, kami langsung melakukan investigasi ke pesisir pantai. Ketika dilakukan pengukuran dan memperhatikan, terjadi tsunami dengan ketinggian air 0,17 hingga 0,50 meter. Hal ini secara langsung kami perhatikan,” kata Lukas, saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Jumat (10/10).
Sambungnya, dengan kenaikan air laut tersebut, maka Kabupaten Supiori berstatus siaga. Peringatan pun telah disampaikan kepada masyarakat setempat.
“Setelah mendapatkan konfrimasi terjadi gempa bumi dan berdampak tsunami, kami langsung menginformasikan kepada masyarakat. Dengan sendirinya masyarakat yang memiliki pengetahuan dan kearifan lokal yang ada langsung mengantisipasinya,” terangnya.
Ia pun menegaskan bahwa sampai saat ini, tidak ada masyarakat yang mengungsi. Namun mereka dalam kondisi waspada.
Dengan dua kejadian gempa bumi di tahun 2025 yang terjadi di Rusia pada 7 Juli berkekuatan magnitudo 8,8 dan Filipina dengan magnitudo 7,4 yang dampaknya hingga ke Papua khususnya Kabupaten Supiori. Ia meminta masyarakat selalu waspada.
“Dengan dua kejadian tersebut, kami harap masyarakat Supiori selalu dalam keadanan waspada,” imbaunya.
Page: 1 2
Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menegaskan, kepala daerah memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh…
Pemerintah Kampung Holtekam akan memfokuskan program pembangunan tahun 2027 pada penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan…
Komisi III DPR Provinsi Papua Selatan melakukan audiens dengan Manajemen, Nakes dan honorer atau pegawai…
Keterbatasan fasilitas ini memicu reaksi dari Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini. Saat ditemui…
Dalam pengiriman perdana ini, sebanyak 240 kilogram kepiting bakau kualitas premium diterbangkan ke Negeri Jiran…
Menurutnya, jumlah penonton yang mencapai puluhan ribu orang tidak sebanding dengan jumlah steward yang disiapkan…