

Bupati Waropen Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si saat memimpin pelaksanaan penanaman (foto:Ismail/Cepos)
WAROPEN– Pemerintah Kabupaten Waropen memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 dengan aksi nyata menanam 3.000 pohon mangrove di kawasan pesisir Ausiwirini, Kampung Sanggei, Distrik Urei Faisei, Jumat (5/6) pagi. Kegiatan ini menjadi langkah bersama untuk menjaga kawasan pesisir Waropen dari ancaman abrasi, perubahan iklim, serta kerusakan ekosistem laut.
Aksi lingkungan yang diprakarsai Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH) Kabupaten Waropen tersebut diawali dengan apel gabungan yang dipimpin langsung Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si. Kegiatan berlangsung di bibir pantai Ausiwirini, dengan melibatkan pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh adat, KPHP Unit XVII Waropen, ASN, serta masyarakat setempat.
Dalam arahannya, Bupati Fransiscus Xaverius Mote menegaskan bahwa menjaga lingkungan tidak cukup hanya dengan peringatan tahunan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan yang berkelanjutan. Menurutnya, lingkungan yang sehat merupakan dasar bagi kehidupan masyarakat yang sehat dan produktif.
“Lingkungan yang sehat akan melahirkan masyarakat yang sehat. Karena itu, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia bukan hanya seremoni, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua untuk menjaga dan merawat alam yang telah dianugerahkan Tuhan kepada Kabupaten Waropen,” ujar Bupati F.X Mote.
Page: 1 2
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…
Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…