

Ketua DPRK Kabupaten Sarmi, Mohammad Asari Tiris dalam sesi perbincangan dengan redaksi CeposTV di Jayapura beberapa waktu lalu. Fot: ist/cepos
SARMI-Ketua DPRK Sarmi, Mohammad Asari Tiris, S.Ap menegaskan pentingnya kehadiran rumah Somel atau industri pengolahan kayu setengah jadi di wilayah Pantai Barat Kabupaten Sarmi. Hal ini dinilai krusial dalam mendorong perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur di daerah tersebut.
Menurutnya, efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pusat bukanlah bentuk pembatasan pembangunan, melainkan dorongan agar daerah lebih kreatif dan strategis dalam menunjukkan potensi ekonomi.
“Sudah 23 tahun sejak Sarmi mekar, jalan di Pantai Barat masih tetap seperti itu, padahal itu jalur nasional yang menjadi kewenangan balai jalan. Kita perlu tunjukkan alasan kuat agar pembangunan itu diprioritaskan,” ujar Asari, Senin (5/5).
Sebagai contoh, Ia menyoroti aktivitas perusahaan Bina Balantak Utama yang setiap bulan mengeluarkan ribuan kubik kayu dari wilayah Pantai Barat. Namun, hingga kini belum ada rumah industri atau somel yang berdiri di lokasi itu.
“Kalau ada somel, ada aktivitas produksi. Maka akan ada komoditi yang dimuat dari Pantai Barat ke Pelabuhan Sarmi. Ini akan jadi sinyal penting ke pemerintah pusat bahwa infrastruktur jalan harus diprioritaskan,” tegasnya.
Asari menyarankan agar perusahaan tidak hanya mengambil hasil alam, tetapi juga membangun fasilitas pengolahan di lokasi. Dengan begitu, keberadaan perusahaan benar-benar memberi manfaat jangka panjang bagi daerah dan memperkuat daya tawar terhadap pemerintah pusat dalam hal pembangunan.(roy).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…
ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…