Categories: LINTAS PAPUA

Datangi DPRK, HonorerTuntut Keadilan dalam Rekrutmen ASN

SARMI-Puluhan tenaga honorer dari berbagai instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarmi mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Sarmi pada Senin (5/5), guna menyampaikan aspirasi mereka terkait hasil rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2024.

Dalam pertemuan itu para honorer menyuarakan kekecewaan mereka karena merasa tidak terakomodir dalam proses seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) maupun Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), meskipun telah bekerja selama bertahun-tahun.

Salah satu perwakilan tenaga honorer, Festus, menyebutkan di hadapan Ketua DPRK Sarmi, bahwa proses seleksi ASN tahun 2024 di Kabupaten Sarmi diduga sarat dengan manipulasi, terutama pada level Organisasi Perangkat Daerah (OPD).“Banyak yang lulus PNS maupun P3K padahal baru bekerja satu atau dua tahun. Padahal salah satu syarat utamanya adalah sudah honor lebih dari lima tahun,” ujar Festus.

Ia juga menyoroti rekomendasi dari OPD yang dinilai tidak adil.“Kami minta rekomendasi dari dinas ditinjau ulang. Harus dipastikan apakah nama-nama yang direkomendasikan itu benar-benar sudah bekerja lebih dari lima tahun atau belum,” tegasnya.

Para  honorer ini mengaku telah mengabdi belasan tahun, bahkan ada yang lebih dari 15 tahun, namun hingga kini belum mendapat kesempatan diangkat sebagai ASN. Sementara itu, usia mereka sudah tidak lagi memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi CPNS, dan kini terancam dengan rencana penghapusan tenaga honorer secara nasional.

Mereka meminta DPRK Sarmi memfasilitasi pertemuan bersama Pemerintah Daerah, termasuk Bupati, Wakil Bupati, dan Kepala BKPSDM Sarmi 2024, guna mencari solusi atas persoalan ini.

Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua DPRK Sarmi, Mohammag Asari Tiris, S.AP, menyatakan bahwa DPR siap menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah daerah.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Seorang Nelayan Ditemukan Tewas di Bawah Dermaga Poumako

Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…

3 hours ago

Sebagian Dokter Spesialis RSUD Merauke Pilih Mogok

Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…

5 hours ago

Hari Ketiga Pencarian Korban Jembatan Putus Belum Membuahkan Hasil

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…

6 hours ago

Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua Kunjungi Kab. Yalimo

Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …

7 hours ago

PK-HAM Papua Minta Negara Harus Hadir Untuk Cegah Konflik dan Perlindungan Warga Sipil

Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…

8 hours ago

Bentuk Program Ketahanan Pangan Berbasis Lokal Wabub Jayawijaya Panen Ikan Di Silokarno Doga

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…

9 hours ago