“Sebagai orang lingkungan, sangat luar biasa senangnya melihat hutan, pohon masih tinggi-tinggi dan sebetulnya industri bisa berdampingan dengan lingkungan. Biasanya kalau mau bangun satu rumah, dibuka lahannya 100 hektar digundulin semua tapi di sini terlihat hutan tetap ada dan Freeport bisa membangun mulai dari perumahan, pabrik, base camp. Bisa berdampingan dengan indah dan baik,” jelasnya.
Ketua Panitia Natal, Oga Purba mengungkapkan rangkaian perayaan Natal PT Freeport Indonesia sudah berlangsung sejak 4 November dengan berbagai kegiatan. Seperti seminar, kunjungan kasih, bakti sosial donor darah dan Christmas carol.
Oga menjelaskan tema yang diusung kali ini yaitu ‘Kita Satu Dalam Damai’ adalah gabungan tema HUT Freeport dan tema sentral perayaan Natal Tahun 2023.
“Tema ‘Kita Satu Dalam Damai’. Kita gabung dulu tema HUT Freeport, Kita Satu dan digabung dengan tema natal sekarang yaitu ‘Kemuliaan Bagi Allah di Surga dan Damai di Bumi. Ini sesuatu yang akan kita perlukan ke depan dalam tantangan kalau tidak bersatu kita tidak akan mencapai tujuan,” ujar Oga.(ryu)
Page: 1 2
Abisai juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di kalangan pemuda pasca Musyawarah Daerah (Musda). Ia…
Menurut Evert, buku cerita rakyat tersebut akan menjadi jembatan yang menghubungkan masa lalu, masa…
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Papua menggelar sosialisasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) serta Pencegahan,…
–Kelompok Kerja (Pokja) Perempuan Majelis Rakyat Papua (MRP) mendorong lahirnya Rancangan Peraturan Daerah Khusus (Raperdasus)…
Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 Juni 2026, dibuka secara…
Bupati Keerom, Piter Gusbager menyalurkan Dana Desa tahap I dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) triwulan…