Categories: LINTAS PAPUA

Kecewa, Gedung  Kantor DPMK Supiori di Palang Oleh Tenaga Honorernya.

SUPIORI– Kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat Kampung ( BPMK ) Kabupaten Supiori di palang oleh tenaga honorer pada kantor tersebut.  Tindakan pemalangan Kantor BPMK Kabupaten Supiori itu sudah berlangsung satu minggu terakhir oleh tenaga honorer yang merasa kecewa karena tidak turut diangkat sebagai CPNS Kabupaten Supiori melalui jalur K2.

Ketua MPC. Pemuda Pancasila Kabupaten Supiori, Jhon Rayar mengatakan, selaku warga asli Supiori ia juga mengaku merasa kecewa dengan hasil pengumuman K2 yang dilakukan oleh BKPSDA Kabupaten Supiori.

Pasalnya ada nama – nama yang ditemukan  tidak pernah bekerja sebagai tenaga honorer pada salah satu OPD di Kabupaten Supiori, hanya tinggal-tinggal di rumah dan menjaga kios tetapi di umumkan dalam pengangkatan K2 sebagai CPNS Kabupaten Supiori.

“Saya menilai ada masalah yang terjadi, banyak nama dari luar, orang-orang yang kita tidak kenal, tinggal diluar tapi aneh bisa punya nama keluar kemarin tuh,”ungkapnya saat di hubungi Kamis,(30/11).

Nama – nama yang sama sekali tidak menjadi tenaga honor dan bukan warga Supiori tetapi ada dalam daftar nama K2 yang diumumkan menurutnya harus dikeluarkan dan digantikan dengan nama-nama yang benar-benar menjadi tenaga honorer pada salah satu OPD atau warga asli Supiori.

“Ini demi keadilan di keluarkan lalu masukan anak-anak di 38 kampung, kalau tidak bisa diakomodir semua mungkin beberapa sesuai dengan kuota yang ada saat ini dimasukan, itu tidak berdosa, “ucapnya.    

Persoalan tersebut menurutnya bisa terjadi karena ketidakjujuran oknum kepala OPD dan bukan kesalahan Bupati dan Wakil Bupati, Sekertaris Daerah dan Kepala BKPSDA Supiori selaku OPD teknis.

Ia menyarankan kepada Pimpinan Daerah Supiori dan BKPSDA selaku OPD teknis untuk membuka ruang bagi warga asli Supiori agar bertemu dan menyampaikan keluhan, kekecewaan dan harapan secara langsung dan mendengar penjelasan secara langsung juga sehingga bisa meredam kekecewaan warga saat ini. (ren )

    

Tegar Cepos

Share
Published by
Tegar Cepos

Recent Posts

Ancaman Keselamatan Juga Membayangi Warga Sipil Non-Papua

Pernyataan itu disampaikan Theo menyusul tewasnya delapan pendulang emas ilegal di Distrik Korowai yang diduga…

37 minutes ago

Komnas HAM Ingatkan Jangan Ada Operasi Tempur di Korowai

Warga di wilayah Korowai dilaporkan mengungsi ke hutan menyusul operasi gabungan TNI-Polri pasca pembunuhan delapan…

2 hours ago

44 Pendulang Dievakuasi

–Aparat gabungan TNI/Polri mengevakuasi sebanyak 44 pendulang emas yang berhasil menyelamatkan diri usai diserang kelompok…

3 hours ago

Pasukan Khusus Diturunkan ke Lokasi Penambangan

Selain menanggapi ancaman KKB, Yusuf juga menjelaskan perkembangan proses evakuasi para pendulang emas yang menjadi…

4 hours ago

Konflik Wouma Berakhir Damai, Dua Kelompok Patah Panah

Wakil Mentri Dalam Dr.Ribka Haluk, S.Sos, M.M menyatakan sejak awal pihaknya sudah mengikuti apa yang…

2 days ago

Pemkot Salurkan 111 Ekor Sapi Kurban

Pemerintah Kota Jayapura di bawah kepemimpinan Wali Kota Abisai Rollo didampingi Wakil Wali Kota Rustan…

2 days ago