

Salah satu penambang saat mempersiapkan selang untuk disemprotkan ke dinding tebing. Sementara terlihat alat excavator yang dipersiapkan untuk mengeruk material belum lama ini. (Gamel Cepos)
Menyambangi Lokasi Penambangan Emas di Buper, Waena (Bagian 2-Habis)
Lokasi penambangan di Buper, Waena sudah berjalan 27 tahun lamanya. Dan agak dilema rasanya jika memiliki potensi sumber daya alam di atas tanah sendiri namun harus diatur oleh pemerintah. Tidak berlebihan kiranya pemerintah mendampingi agar dampak kerusakan bisa dikontrol. Bukan dilepas apalagi ditutup.
Laporan: Abdel Gamel Naser_Jayapura
Selama hampir kurang lebih 3 jam berada di lokasi penambangan, yang tersaji hanyalah hamparan galian tanah yang diwarnai bunyi suara akon. Bisa dibilang hanya alkon yang paling berisik. Alat ini baru akan diam ketika hari mulai sore, namun setiap hari pasti beroperasi. Menyemprot material galian yang difilter menggunakan sluice boks.
Jika berjalan di lokasi tambang juga harus berhati-hati karena kebanyakan tanahnya labil alias mudah ambles dan berguguran. Selain melihat pengikisan tebing, di bagian bawah yang cukup datar ada juga beberapa kolam endapan berukuran hampir 1 lapangan sepakbola.Kolam ini berisi lumpur basah, karenanya tak heran sepulang darisana kodisi sepatu banyak bercak merah akibat tanah merah tersebut.
Jika bicara lokasi, penambangan ini berada di samping kawasan IPDN, hanya jika ingin ke lokasi nantinya melewati jalan bebatuan yang cukup menanjak. Disini juga terlihat pinggiran bukit yang dikikis menggunakan alat excavator.
Namun jaraknya tak terlalu jauh, hanya berkisar 500 meter dari jalan utama. Lokasinya agak sepi karena penambang yang bekerja masih bisa dihitung dengan jari. Mereka yang ngecamp dan tinggal di lokasi ini terlihat cukup survive.
Pelaksanaan awal bulan suci Ramadan tahun ini memang tidak sama. Untuk organisasi Muhammadiyah telah lebih…
Sejak Persipura didirikan, ini kali pertama tim kebanggaan masyarakat Papua itu memiliki sports centre. Persipura…
Menurut Roy, jika pemerintah telah mengeluarkan regulasi namun tidak ada sinkronisasi lintas departemen bersama lembaga…
Kasi Humas Polres Mimika IPTU Hempy Ona, saat dikonfirmasi, Senin sore membenarkan adanya temuan tersebut.…
Direktur LBH Apik Jayapura, Nur Aida Duwila mengatakan pembiayaan visum et repertum dan pemeriksaan medis…
Penanganan kasus tersebut dilakukan setelah Team Opsnal menerima penyerahan terduga pelaku dari anggota Sat Intelkam…