Selain menjabat sebagai kepala kampung, alumni Sekolah Menengah Ekonomi Atas Kotaraja (Sekarang SMKN 2 Jayapura) itu diketahui pernah menjadi seorang kontraktor pada tahun 2014 silam. Menjadi seorang kontraktor berbagai pembangunan yang telah ia buat mulai dari perumahan rakyat, irigasi, jalan dan sebagainya.
Atas pengalaman dan melihat langsung kondisi masyarakat asli Papua terutama masyarakat adat di 10 kampung adat di Kota Jayapura, akhirnya Ferdinand memantapkan hati dan mencoba mengajukan diri menjadi anggota dewan dari kursi pengangkatan kampung Nafri.
Motivasinya inipun mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat adat kampung Koya Koso, sehingga pada, Sabtu (17/5/2025) ia dan tuju (7) anggota lainnya dilantik walikota Jayapura Abisai Rollo, menjadi anggota DPR Kota Jayapura jalur Otsus.
Atas kerja, kepercayaan kepada alumni Uncen itu pun terus mengalir, tak hanya dari kalangan masyarakat biasa tetapi juga dari pihak Eksekutif (Pemerintah Kota Jayapura). Tak main-main pada, Kamis (18/12/2025), Ferdinand kemudian dipercaya menjadi Wakil Ketua III DPR Kota Jayapura periode 2024–2029.
Lebih lanjut Wakil Ketua III DPR Kota Jayapura jalur Otsus mengatakan bahwa dirinya berkomitmen akan mengawal penyaluran Dana Otonomi Khusus (Otsus) di Kota Jayapura agar tepat sasaran. Guna untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama di perkampungan di Kota Jayapura.
Ia berharap penyaluran dana Otsus itu kepada masyarakat harus transparan agar penggunaan anggaran yang dialokasikan betul-betul dikhususkan bagi Orang Asli Papua (OAP) di Kota Jayapura.
Hanuebi mengatakan bahwa dirinya bersama delapan anggota dewan dari mekanisme pengangkatan berkomitmen untuk terus memperjuangkan hak masyarakat adat terutama realisasi penyaluran dana Otsus.
“Saya melihat penyaluran dana Otsus memang sangat belum menyentuh kebutuhan masyarakat. Karena itu saya dan beberapa teman-teman dari kursi pengangkatan akan terus memperjuangkan hak dari masyarakat itu,” tegas Hanuebi.
Menurutnya, timnya masih memiliki celah dalam melakukan transisi menyerang-bertahan. Sehingga ia ingin membenahi dua situasi…
Beberapa rangkuman perjalanan KONI Papua sepanjang tahun 2025, yakni penguatan fondasi melalui perekrutan atlet. KONI…
Haris menjelaskan, khusus untuk persoalan TPP ASN, hal tersebut telah dikoordinasikan oleh Sekretaris Daerah bersama…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, menjelaskan bahwa tidak adanya pembayaran TPP pada tahun 2025 disebabkan karena…
Seratusan kasus kekerasan tersebut didominasi peristiwa kontak senjata dan penembakan (serangan tunggal) sebanyak 59 kasus,…
‘’Meski agak jauh dari kita, tapi pertumbuhan awan hujan terjadi di laut,’’ katanya. Sementara di…