Categories: KESEHATAN

Ternyata Menyemprot Parfum Langsung di Leher Picu Dampak Negatif, Serius!

BAGI pria dan wanita, parfum tak hanya menjadi pewangi. Tapi juga identitas. Hanya sedikit orang yang tak mengenakan parfum. Tapi ternyata ada dampak penggunaan parfum, terlebih bila digunakan tak tepat. Misalnya menyemprot langsung ke leher. Kebiasaan menyemprotkan parfum langsung ke kulit leher masih banyak dilakukan masyarakat untuk menjaga aroma tubuh tetap segar.

Namun, kebiasaan tersebut ternyata menyimpan risiko bagi kesehatan kulit, mulai dari iritasi hingga mempercepat penuaan dini. Dokter Anindia Indraswari, selaku Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika di IHC RS Wonolangan Probolinggo menerangkan, kulit leher memiliki lapisan yang lebih tipis dan sensitif dibandingkan area kulit lainnya. Kandungan alkohol serta zat kimia pewangi dalam parfum dapat memicu reaksi negatif bila mengenai kulit secara langsung.

“Parfum umumnya mengandung alkohol dan fragrance yang cukup kuat. Jika disemprotkan langsung ke leher, bisa menimbulkan iritasi, kemerahan, hingga rasa perih, terutama pada pemilik kulit sensitif,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.

Dokter spesialis lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga tahun 2023 itu menambahkan, penyemprotan parfum langsung ke kulit leher sebaiknya dihindari.

Sebabnya, ada risiko terjadi suatu reaksi alergi, iritasi. Bahkan pada penggunaan jangka panjang bisa terjadi penyerapan bahan kimia parfum yang dapat mempengaruhi keseimbangan hormon. Beberapa parfum yang beredar sekarang ini mengandung bahan-bahan kimia sintesis salah satunya adalah ftalat. Zat inilah yang dapat mengganggu keseimbangan hormon bila terpapar dalam jangka waktu yang panjang.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Target Sentuh Atap Langit, Temui Masjid Megah di Tepi Danau

Berada di tapal batas Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat dengan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Puncak…

2 hours ago

Hitung-hitungan Dana Otsus Harus Sampai Akhir Tahun

Pelaksana Tugas Kepala Bapperida Papua, Muflih Musaad mengatakan penyusunan usulan dilakukan mengacu pada kriteria penggunaan…

8 hours ago

Pengelolaan Sagu Harus Bisa Berkelanjutan

Menurut Lunanka, penguatan budidaya menjadi langkah penting untuk memastikan ketersediaan sagu dalam jangka panjang, sekaligus…

9 hours ago

Papua Lepas 840 Calon Jemaah Haji

Menariknya, Aryoko juga meminta para jamaah untuk mendoakan Provinsi Papua, agar pembangunan di Papua bisa…

10 hours ago

Terapi Baru untuk Kanker Stadium Lanjut Kini Tersedia di Dalam Negeri

“Pendekatan CRS dan HIPEC merupakan terapi yang bersifat definitif pada kasus kanker dengan keterlibatan peritoneal.…

15 hours ago

Bahlil Klaim Indonesia Peringkat Kedua Negara dengan Ketahanan Energi Terbaik di Dunia

Prestasi tersebut berdasarkan laporan Eye on the Market yang dikeluarkan oleh JP Morgan Asset Management.…

15 hours ago