Categories: FEATURES

Dekat Pusat Kota, Tapi Biaya Hidup Mahal Karena Akses Transportasi yang Sulit

Melihat Suka Duka Kehidupan Warga di Perbukitan Belakang APO Kota Jayapura 

Perbukitan Barisan, atau lebih dikenal dengan sebutan APO Bukit Barisan, menjadi salah satu permukiman unik di Kelurahan Gurabesi, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura. Meski berada di lereng perbukitan, kawasan ini termasuk padat penduduk.

Laporan: Karolus Daot_Jayapura

Tinggal di kawasan APO Bukit Barisan ini layaknya ‘villa’ di atas perbukitan  yang memiliki  panorama indah, hamparan Teluk Humbold dan segala aktifitas masyarakat Kota Jayapura yang bisa dilihat dari ketinggian.

  Kehidupan  masyarakat yang bermukim di sana menyimpan beragam kisah suka dan duka. Ketika malam tiba, lampu-lampu dari permukiman menyinari gelapnya bukit, menciptakan suasana yang bagaikan taburan bintang di bumi. Keindahan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi siapa saja yang menyaksikannya.

  Letaknya yang strategis, dekat dengan fasilitas umum seperti sekolah, rumah sakit, pusat perbelanjaan, dan tempat kerja di pusat Kota Jayapura, menjadikan Perbukitan Barisan sebagai tempat tinggal favorit meski penuh tantangan.

   Hidup di perbukitan memang memiliki tantangan tersendiri. Salah satunya adalah akses transportasi. Untuk mencapai permukiman, warga harus mendaki ratusan anak tangga yang curam, karena kendaraan bermotor tidak dapat menjangkau sejumlah tempat tinggal kawasan ini.

  Kondisi ini berdampak pada tingginya biaya hidup, terutama untuk pengangkutan barang. Jamaludin, Ketua RT/RW 01/04 APO Bukit Barisan, menjelaskan bahwa mahalnya biaya hidup di sana disebabkan oleh ongkos angkut yang tinggi. Sebagai contoh, harga air galon isi ulang yang di dataran rendah seharga Rp 5.000, di sana menjadi Rp 10.000.

   “Harga galonnya memang Rp 5.000, tapi ongkos angkutnya Rp 5.000, sehingga totalnya jadi Rp 10.000,” ungkapnya kepada Cenderawasih pos, Selasa (28/1).

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Kontak Tembak Warnai HUT RI di Mimika, Satu Prajurit Gugur

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, diwarnai…

7 hours ago

Demo Pecah di Waena, Aparat dan Massa Sama-sama Terluka

​Di kawasan Ekspo dan Perumnas lll Waena, suasana memanas sejak siang hari saat massa aksi…

8 hours ago

Korban Gempa NTT Terus Bertambah, 68 Orang Meninggal, 213 Luka-Luka

Deputi Bidang Pencegahan BNPB Abdul Muhari mengatakan, korban meninggal dunia tersebar di tujuh kabupaten terdampak.…

9 hours ago

Bupati Keerom Ajak Masyarakat Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata

Bupati Keerom, Piter Gusbager, bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81…

11 hours ago

Sang Saka Berkibar, Tolikara Rayakan HUT Ke-81 RI Usung Semangat Persatuan dan Kebersamaan

Mengusung semangat “Nusantara Baru, Indonesia Maju”, seluruh rangkaian peringatan berlangsung tertib, aman, khidmat, sekaligus penuh…

12 hours ago

HUT ke-81 RI di Puncak Jaya Khidmat Tanpa Ada Gangguan

Bupati juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berperan dalam menyukseskan rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI,…

13 hours ago