Categories: FEATURES

Lokasi yang Dulu Rawa Kini Jadi Tempat yang Menginspirasi

Langkah PT PLN Menyalurkan Energi Bersih Membangun Kolaborasi Menggandeng Komunitas Lokal, Rumah Bakau Jayapura

PT PLN menunjukkan komitmennya ikut “memperbaiki” bumi menjadi lebih baik. Menggandeng Rumah Bakau Jayapura menciptakan hal baru yang semakin seru.

Laporan : Abdel Gamel Naser – Jayapura

Tepuk tangan riuh terdengar saat MC mengapresiasi satu persatu narasumber yang hadir dalam acara talkshow dan nonton bareng yang digelar di pelataran lantai papan berukuran 8 x 10 meter. Saat itu momennya membahas Film Yawadatum atau dalam bahasa Namblongnya memiliki arti sedang tumbuh. Film ini garapan sutradara Yulika Anastasya pendiri Imaji Papua.

Yulika juga pernah menggarap film Noken Rahim Kedua dan masuk nominasi Piala Citra tahun 2021. Dilokasi event juga pernah menghadirkan sang maestro Garin Nugroho maupun designer kawakan, Retno Tan. Sejumlah influencer dan para backpacker yang biasa melakukan perjalanan keliling Indonesia setiap tahunnya ada saja yang mampir dan berbagi cerita.

Tempat yang dijadikan lokasi diskusi, pemutaran film dan talkshow ini dulunya adalah rawa, berada persis di tengah hutan mangrove. Lantainya hanya seluas 8 x 10 meter, tak memiliki atap namun selalu dipenuhi pemuda kreatif dan peduli. Dari lokasi inilah langkah – langkah kecil yang inspiratif itu tumbuh dan terus berkembang.

Lokasi yang akhirnya diberi nama Rumah Bakau Jayapura. Tempat komunitas lingkungan berkumpul menyatukan ide kreatif dan menginspirasi banyak orang untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.

Komunitas ini sendiri lahir sejak 25 Maret 2018 yang berangkat dari keprihatinan terhadap kondisi lingkungan di Kota Jayapura. Kota yang jika hujan dengan intensitas tinggi selalu saja terjadi banjir dan diakhiri dengan sampah yang memenuhi sudut- sudut jalan kota.

Dari cerita story di atas akhirnya pada Juni 2024  PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat menggandeng Rumah Bakau untuk melakukan kerja-kerja keberlanjutan. Dibawah pimpinan General Manager, Budiono, kegiatan PLN dan Rumah bakau dimulai dari pembersihan lokasi pantai Holtekamp, pembersihan sampah di lokasi hutan bakau, penanaman 1000 bibit bakau di lokasi Taman Wisata Alam Teluk Yotefa, pemberian bantuan alat kerja hingga menghadirkan sekolah alam.

“Kami senang dan mengapresiasi apa yang dilakukan teman – teman PLN sebab yang dilakukan semua bersentuhan dengan kampung kami, Engros. Apalagi kelompok masyarakat di kampung ada juga yang dilibatkan,” jelas Petronela Meraudje, salah satu tokoh perempuan di Kampung Engros, Sabtu (26/10).

Petronela adalah wakil Papua yang menerima penghargaan Kalpataru tahun 2023. Penghargaan tertinggi dibidang lingkungan hidup yang pada Juni 2023 ia diundang ke Jakarta dan menerima penghargaan dari Menteri Kehutanan ketika itu, Siti Nurbaya Bakar.

Ia menyebut bahwa apa yang dilakukan PLN sama artinya ikut membersihkan dan menjaga “dapur” masyarakat kampung. Disebut dapur lantaran hutan mangrove adalah tempat mencari makan dan tempat untuk bisa membantu pangan serta papan bagi masyarakat di kampung.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

BTM: Anak-anak Sudah Menemukan Chemistry

Pria yang akrab disapa BTM tersebut menilai raihan tiga poin ini menjadi sinyal positif bagi…

55 minutes ago

Polisi Olah TKP Penemuan Mayat Pria di Pos 7 Atas Sentani

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP…

6 hours ago

Jalan Pasar Lama Sentani Diperbaiki,  Kepadatan Kendaraan Tak Terelakkan

Sebelumnya, Bupati Jayapura, Yunus Wonda, menyampaikan bahwa perbaikan drainase hingga jalan di kawasan Pasar Lama…

7 hours ago

Grandmax Tergelincir, Bocah 8 Tahun Tewas

  Kapolsek Jayapura Selatan AKP Zakaruddin menjelaskan, kedua kendaraan melaju searah dari Kampung Buton menuju…

7 hours ago

KPK-BPKP Bangun Sinergi Pengawasan Minimalkan Risiko Korupsi di Papua Tengah

Sinergi tersebut dibangun melalui Rapat Koordinasi Perbaikan Tata Kelola Perencanaan dan Penganggaran (Pokir, Hibah, dan…

8 hours ago

Pesta Musik di Dekat Rumah Duka Picu Bentrokan Warga  di Mimika

Bentrokan yang melibatkan warga Gang Gaharu dan Gang Masbait ini dipicu oleh pertikaian akibat suara…

9 hours ago